Tak Ada Kata Terlambat untuk Belajar! Ibu-Ibu MT Nurul Iman Desa Perbo Terus Berjuang Memperindah Bacaan Al-Qur'an Bersama PAI KUA Curup Utara
Rejang Lebong (Humas) – Semangat belajar Al-Qur’an tidak mengenal batas usia. Hal inilah yang terpancar dari ibu-ibu Majelis Taklim (MT) Nurul Imandan Majelis Taklim (MT) Al Imaniah Desa Perbo yang terus berjuang memperbaiki dan memperindah bacaan ayat suci Al-Qur’an. Pada Kamis (22/10) Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Curup Utara, Desi Marlina, S.Pd.I, memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan dengan menitikberatkan pada peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an melalui penerapan ilmu tajwid yang benar.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas pengajian, melainkan menjadi ruang belajar yang penuh makna bagi para ibu untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an. Dengan penuh kesabaran dan ketelatenan, Desi Marlina membimbing peserta agar tidak hanya mampu membaca ayat demi ayat, tetapi juga memahami aturan tajwid yang menjadi dasar penting dalam membaca kalam Allah secara tepat.
Dalam bimbingan tersebut, materi difokuskan pada penerapan hukum bacaan Ikhfa dan Qolqolah, serta ketepatan panjang-pendek bacaan ketika menyambungkan huruf, kata, hingga ayat. Para peserta diarahkan untuk mengenali dengung pada bacaan Ikhfa, memahami pantulan suara pada Qolqolah, serta membedakan bacaan yang harus dipanjangkan dan dipendekkan sesuai kaidah tajwid. Setiap kekeliruan diperbaiki secara bertahap agar ibu-ibu semakin percaya diri dan terbiasa membaca dengan benar.
Suasana pembelajaran berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Ibu-ibu MT Nurul Iman Desa Perbo mengikuti arahan, menyimak penjelasan, dan berusaha mempraktikkan bacaan yang telah dipelajari. Meski memperbaiki bacaan membutuhkan waktu, ketekunan mereka menjadi bukti bahwa keinginan untuk belajar tidak boleh dikalahkan oleh usia ataupun rasa malu. Sebab, setiap huruf yang dipelajari dan setiap bacaan yang diperbaiki merupakan bagian dari ikhtiar untuk semakin mencintai Al-Qur’an.
Desi Marlina menegaskan bahwa belajar membaca Al-Qur’an dengan baik merupakan perjalanan yang membutuhkan kesabaran, latihan, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri. Menurutnya, tidak perlu merasa malu apabila masih terdapat kesalahan dalam membaca, karena tujuan belajar adalah memperbaiki kekurangan agar bacaan semakin sesuai dengan kaidah yang benar. Melalui bimbingan yang berkelanjutan, diharapkan para ibu semakin memahami ilmu tajwid dan mampu menerapkannya dalam kegiatan mengaji sehari-hari.
Semangat ibu-ibu MT Nurul Iman Desa Perbo juga menjadi pesan berharga bagi generasi muda. Ketika para ibu tetap tekun belajar memperbaiki bacaan Al-Qur’an, seharusnya generasi muda semakin terdorong untuk meluangkan waktu mempelajari kitab suci. Jangan sampai kesibukan dan usia muda menjadi alasan untuk menjauh dari Al-Qur’an, sementara mereka yang telah berusia lebih matang justru terus berjuang memperbaiki bacaannya. Jika hari ini masih ada kesempatan untuk belajar, jangan menunggu sampai esok untuk memulainya.
Melalui kegiatan ini, PAI KUA Kecamatan Curup Utara terus berupaya menghadirkan pembinaan keagamaan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara benar dan tartil. Diharapkan, Majelis Taklim Nurul Iman Desa Perbo tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan bersilaturahmi, tetapi juga menjadi wadah tumbuhnya kecintaan terhadap Al-Qur’an yang terus terpelihara dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #IlmuTajwid#PenyuluhAgamaIslamBergerak#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara


