Mind-blowing! Katim Humas Kanwil Kemenag Bengkulu Spill Rahasia Nulis Berita Sat-Set Anti-Mentok di Workshop Kehumasan*
Rejang Lebong (Humas) – Menulis berita seringkali menjadi momok yang membingungkan dan menyita waktu, namun hal itu tidak berlaku lagi bagi tim Hubungan Masyarakat (Humas) dari seluruh satuan kerja (Satker) Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu. Dalam sebuah workshop kehumasan yang interaktif, Kepala Tim Humas Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Bapak Tatang Wahyono, membagikan trik jitu merangkai narasi berita yang efektif tanpa perlu merasa takut atau putus asa, Kamis (15/10) .
Di hadapan seratusan lebih peserta, Tatang menekankan bahwa kebuntuan dalam menulis kini bisa diatasi dengan pemanfaatan teknologi. Ia mengizinkan penggunaan platform kecerdasan buatan seperti ChatGPT untuk sekadar merapikan bahasa dan narasi. Namun, ia memberikan peringatan tegas: ruh dari berita tersebut harus tetap berasal dari penulis.
"Meskipun kita pakai ChatGPT, dasar awal penulisan atau unsur 5W+1H tetap dari kita," jelas Tatang. Unsur What, Where, When, Who, Why, dan How merupakan fondasi yang tidak boleh dilewatkan agar berita tetap akurat dan informatif.
Lebih lanjut, Tatang juga menyoroti kesalahan-kesalahan umum yang kerap dilakukan oleh tim Humas di lapangan. Salah satu yang paling krusial adalah kelalaian dalam menuliskan nama tokoh. Seringkali, penulis berita hanya mencantumkan nama jabatan tanpa menyertakan nama lengkap pejabat yang bersangkutan. Selain itu, ia juga mengingatkan agar judul berita dibuat tidak terlalu panjang, dengan ideal maksimal sekitar tujuh kata agar lebih tajam dan menarik.
Untuk membuktikan bahwa nilai berita (news value) bisa digali dari mana saja, workshop ini tidak hanya berisi teori, tetapi juga praktik langsung. Tatang menantang para peserta untuk menemukan angle berita dari acara seremonial pembukaan pada malam sebelumnya. Tantangan ini disambut antusias oleh para peserta, di antaranya Mario Dwi Laksono dari MAN Rejang Lebong, yang berlomba memformulasikan judul berita menarik, mulai dari menyoroti pelestarian budaya lokal hingga detail keterlibatan 125 peserta dalam kegiatan tersebut.
Melalui workshop ini, seluruh tim Humas di satker Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu diharapkan tidak lagi kebingungan dalam mencari angle, melainkan mampu memproduksi berita yang tajam, akurat, dan memiliki daya tarik tinggi bagi masyarakat.
(Mario/Edwinsya)Hastag : Kanwilkemenagbengkulu
From : MAN Rejang Lebong


.jpeg)