Iman Harus Kuat, Akhlak Harus Hebat! PAI KUA Curup Utara Tanamkan Nilai Agamis kepada RISMA As-Syifa
Rejang Lebong (Humas) – Sabtu, 10 Oktober 2026, Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Curup Utara, Eko Extrada, M.Pd., memberikan bimbingan penyuluhan keagamaan kepada anggota Remaja Islam Masjid (RISMA) As-Syifa dengan mengangkat materi “Pemuda yang Agamis”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang kuat imannya, luhur akhlaknya, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Dalam penyampaiannya, Eko Extrada menekankan bahwa menjadi pemuda agamis bukan sekadar mampu berbicara tentang agama atau aktif mengikuti kegiatan keislaman. Lebih dari itu, nilai-nilai agama harus tercermin dalam sikap, tutur kata, perilaku, dan keputusan yang diambil dalam kehidupan sehari-hari. Iman menjadi fondasi, sedangkan akhlak merupakan cerminan dari kualitas keimanan seseorang. Oleh karena itu, generasi muda perlu membiasakan diri untuk menjalankan ajaran agama secara konsisten, baik ketika berada di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, maupun dalam pergaulan bersama teman sebaya.
Ia juga mengingatkan bahwa masa muda merupakan fase penting dalam membentuk karakter dan menentukan arah kehidupan. Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya pengaruh pergaulan, pemuda Islam dituntut mampu memilah hal-hal yang membawa kebaikan dan menghindari perilaku yang bertentangan dengan ajaran agama. Menurutnya, pemuda yang agamis bukan berarti harus menutup diri dari perkembangan zaman, melainkan mampu mengikuti perubahan dengan tetap berpegang teguh pada nilai keimanan, kesopanan, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap sesama.
Melalui materi tersebut, anggota RISMA As-Syifa diajak untuk menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter, pengembangan potensi, dan penguatan ukhuwah Islamiyah. Keterlibatan remaja dalam kegiatan keagamaan diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian sosial, serta semangat untuk berkontribusi positif bagi masyarakat. Pemuda yang dekat dengan masjid diharapkan mampu menjadi teladan dalam menjaga adab, menghormati orang tua, menyayangi sesama, dan membangun lingkungan yang harmonis.
Eko Extrada turut menegaskan bahwa predikat pemuda agamis harus dibuktikan melalui tindakan nyata, bukan hanya sebatas penampilan atau kata-kata. Menjaga salat, membiasakan membaca Al-Qur’an, berkata jujur, menghindari perundungan, menghormati perbedaan, serta membantu sesama merupakan contoh sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan baik yang dilakukan secara terus-menerus akan menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan kehidupan sekaligus menjaga jati diri sebagai seorang muslim.
Melalui bimbingan penyuluhan ini, KUA Curup Utara terus mendorong penguatan pembinaan keagamaan bagi generasi muda melalui kegiatan RISMA dan lingkungan masjid. Diharapkan, anggota RISMA As-Syifa semakin termotivasi untuk memperdalam pemahaman agama, memperbaiki akhlak, serta berperan aktif dalam kegiatan yang membawa manfaat bagi umat. Sebab, generasi muda yang kuat imannya dan hebat akhlaknya bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga menjadi harapan bagi masa depan masyarakat, bangsa, dan agama.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #RismaAlSyfa#PAIKUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



