Perkuat Pemantauan Kesehatan Murid, Puskesmas Air Pikat Bimbing MTsN 2 Rejang Lebong Gunakan Aplikasi Sekolah Sehat
Rejang Lebong, (Humas) — Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di lingkungan madrasah terus diperkuat melalui pemanfaatan teknologi digital. Tim Puskesmas Air Pikat, Kecamatan Bermani Ulu, memberikan pengarahan kepada pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) MTsN 2 Rejang Lebong, M. Ali Saputra, S.Pd., terkait pembuatan akun aplikasi Sekolah Sehat. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) MTsN 2 Rejang Lebong. (13/10)
Pendampingan ini menjadi langkah awal untuk mendukung pengelolaan informasi kesehatan sekolah secara lebih terstruktur. Melalui aplikasi Sekolah Sehat atau platform pelaporan yang berkaitan dengan Gerakan Sekolah Sehat dan program Cek Kesehatan Gratis, data kesehatan di lingkungan pendidikan diharapkan dapat dipantau secara berkala dan dimanfaatkan sebagai dasar tindak lanjut yang sesuai kebutuhan.
Dalam pelaksanaannya, tim Puskesmas memberikan pengarahan mengenai persiapan akun aplikasi kepada M. Ali Saputra selaku pembina UKS. Kesiapan pengelolaan akun menjadi bagian penting agar proses pelaporan dapat dilakukan secara tertib, tepat, dan berkelanjutan sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., MM., melalui Waka Kesiswaan, Jauhari, S.H.I., Gr., menyambut baik pendampingan tersebut sebagai bentuk sinergi antara madrasah dan fasilitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, kesehatan murid merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran. Murid yang sehat secara fisik dan mental akan lebih terbantu dalam mengikuti kegiatan belajar, berinteraksi dengan lingkungan, serta mengembangkan potensinya.
“Madrasah tidak hanya bertanggung jawab terhadap perkembangan akademik dan karakter murid, tetapi juga perlu memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan mereka. Pemanfaatan aplikasi Sekolah Sehat diharapkan membantu pengelolaan data kesehatan menjadi lebih tertib, sehingga kebutuhan murid dapat dikenali lebih dini dan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan tenaga kesehatan,” ungkap Jauhari.
Salah satu tujuan penting pemanfaatan platform kesehatan sekolah adalah mendukung pemantauan kondisi kesehatan secara berkala, termasuk membantu mengidentifikasi kebutuhan pemeriksaan atau pendampingan lebih lanjut. Informasi yang tercatat dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak sekolah dan tenaga kesehatan, dengan tetap memperhatikan kerahasiaan serta perlindungan data pribadi murid.
Penerapan sistem pelaporan digital juga perlu diikuti dengan pengelolaan data yang akurat, pembaruan informasi secara konsisten, serta pembagian tanggung jawab yang jelas. Dengan demikian, aplikasi tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan administrasi, tetapi juga dapat mendukung perencanaan program UKS, edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, serta koordinasi tindak lanjut apabila ditemukan kebutuhan kesehatan tertentu.
Wawan menegaskan bahwa keberhasilan program kesehatan sekolah membutuhkan kerja sama berkelanjutan antara madrasah, Puskesmas, guru, orang tua, dan murid. Edukasi mengenai kebersihan diri, gizi seimbang, aktivitas fisik, kesehatan mental, serta kebiasaan hidup sehat perlu terus dibangun melalui kegiatan nyata di lingkungan madrasah.
Melalui pendampingan dari Puskesmas Air Pikat, MTsN 2 Rejang Lebong berharap pengelolaan UKS semakin terarah dan mampu mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman. Sinergi ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendukung tumbuh kembang murid sekaligus meningkatkan kesiapan mereka dalam mengikuti proses pembelajaran.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2


.jpg)
.jpg)