Matangkan Persiapan Hari Santri 2026, Kepala MA Darul Maarif NU Rejang Lebong Ikuti Rapat Koordinasi Se-Provinsi Bengkulu Secara Daring
Rejang Lebong (Humas) — Persiapan menyambut Hari Santri Nasional 2026 terus diperkuat melalui koordinasi dan sinergi antarlembaga pendidikan Islam. Madrasah Aliyah (MA) Darul Ma’arif NU Rejang Lebong turut mengambil bagian dalam agenda koordinasi tersebut dengan diwakili langsung oleh Kepala Madrasah, Dedi Priyanto, S.E., M.E.Gr., melalui rapat daring menggunakan Zoom Meeting pada Senin (12/10).
Rapat koordinasi yang mengangkat topik “Persiapan Hari Santri” ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 09.00 WIB dan melibatkan unsur madrasah, pondok pesantren, serta Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi bersama untuk memperkuat koordinasi dalam mempersiapkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional tahun 2026.
Keikutsertaan MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong merupakan bentuk partisipasi aktif madrasah dalam mendukung agenda keagamaan dan kebangsaan yang memiliki arti penting bagi dunia pesantren. Melalui forum koordinasi ini, madrasah dapat mengikuti pembahasan persiapan, menyelaraskan langkah, serta memperkuat hubungan kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan Islam di Provinsi Bengkulu.
Hari Santri Nasional bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk mengenang kontribusi santri dan ulama dalam perjalanan bangsa Indonesia. Peringatan ini juga menjadi kesempatan untuk meneguhkan kembali semangat keilmuan, perjuangan, pengabdian, dan cinta Tanah Air yang tumbuh dalam tradisi pesantren.
Bagi MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, keterlibatan dalam persiapan Hari Santri menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai tersebut kepada para santri. Semangat Hari Santri diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui penguatan pendidikan agama, pembentukan karakter, pengembangan kreativitas, serta peningkatan kontribusi santri bagi masyarakat.
Koordinasi lintas lembaga juga memiliki peran penting dalam membangun penyelenggaraan kegiatan yang terarah dan bermakna. Dengan komunikasi yang baik antara madrasah, pesantren, dan jajaran Kementerian Agama, persiapan peringatan Hari Santri diharapkan dapat berjalan lebih terorganisasi serta menghadirkan semangat kebersamaan bagi seluruh keluarga besar pesantren.
Partisipasi Kepala Madrasah dalam rapat ini sekaligus mencerminkan komitmen MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong untuk terus terlibat dalam kegiatan yang mendukung kemajuan pendidikan Islam dan penguatan peran santri. Sebagai lembaga pendidikan yang terus berkembang, madrasah berupaya membangun sinergi dengan berbagai pihak agar santri tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa.
Dari koordinasi menuju kolaborasi, dari persiapan menuju aksi, dan dari semangat pesantren menuju pengabdian untuk negeri. Hari Santri 2026 diharapkan menjadi momentum untuk semakin menguatkan peran santri sebagai penjaga nilai keislaman, pelestari tradisi, serta generasi penerus yang siap berkontribusi bagi Indonesia.
(De/Edwinsya)Hastag : #MADarulMaarifNU #DarulMaarifNU #HariSantri2026 #RapatKoordinasi #KemenagBengkulu #PesantrenBengkulu #MadrasahBengkulu #SantriUntukNegeri #SantriIndonesia #RejangLebong
From : MA Darul Maarif NU



.jpeg)