Guru MIN 1 Rejang Lebong Ikuti Survei Dampak Program PPG Daljab Kementerian Agama
Rejang Lebong (Humas) – Dalam rangka mengetahui dampak penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG Daljab) terhadap peningkatan kualitas pendidikan, guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong mengikuti pelaksanaan survei yang diselenggarakan oleh Panitia Nasional PPG Kementerian Agama. Kegiatan pengisian survei dilakukan pada Senin (12/10) di ruang guru MIN 1 Rejang Lebong. Program PPG Daljab Kementerian Agama merupakan salah satu upaya peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru madrasah melalui penguatan kemampuan pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.
Survei tersebut dilaksanakan sebagai langkah untuk memotret sejauh mana dampak kebijakan PPG Daljab terhadap peningkatan mutu pendidikan di lingkungan Kementerian Agama. Data yang diperoleh dari para guru nantinya akan dianalisis lebih lanjut sebagai bahan evaluasi dan pengembangan program agar pelaksanaan PPG Daljab semakin efektif dalam mendukung kualitas pembelajaran di madrasah.
Guru MIN 1 Rejang Lebong yang mengikuti pengisian survei tersebut di antaranya Angraini, S.Pd. dan Linda Lumonga Rambe, S.Pd. Keduanya secara aktif mengisi tautan survei yang telah diberikan oleh Panitia Nasional PPG. Pelaksanaan pengisian dilakukan dengan tertib menggunakan perangkat masing-masing sebagai bentuk partisipasi guru dalam memberikan masukan terkait implementasi program pengembangan profesi guru.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan guru dalam kegiatan survei tersebut. Menurutnya, partisipasi guru sangat penting karena pengalaman langsung selama mengikuti maupun merasakan dampak program PPG dapat menjadi informasi berharga bagi peningkatan kebijakan pendidikan.
“Survei ini menjadi wadah bagi guru untuk menyampaikan pengalaman, manfaat, serta berbagai masukan terkait pelaksanaan PPG Daljab. Dengan adanya data yang akurat, diharapkan program peningkatan kompetensi guru dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan madrasah,” ujar Mufidatul Chairi.
Lebih lanjut, Mufidatul menjelaskan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembelajaran yang berkualitas. Guru yang memiliki kompetensi profesional akan lebih siap menghadapi tantangan pendidikan serta mampu menciptakan proses pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
“Madrasah terus mendukung berbagai program Kementerian Agama yang bertujuan meningkatkan kualitas tenaga pendidik. Guru yang profesional akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter, pengetahuan, dan keterampilan siswa,” tambahnya.
Sementara itu, Angraini, S.Pd. menyampaikan bahwa pengisian survei tersebut merupakan bentuk kontribusi guru dalam mendukung evaluasi program nasional. Ia berharap hasil survei dapat memberikan gambaran nyata tentang manfaat PPG Daljab bagi peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah.
“Melalui survei ini, kami dapat menyampaikan pengalaman dan pandangan sebagai guru di lapangan. Semoga hasilnya dapat menjadi bahan perbaikan agar program PPG semakin memberikan manfaat bagi guru dan peserta didik,” ungkap Angraini.
Dengan adanya keterlibatan guru MIN 1 Rejang Lebong dalam survei dampak PPG Daljab ini, madrasah menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan. Partisipasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan guru madrasah yang profesional, kompeten, dan mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi generasi penerus bangsa.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



.jpg)