Perkuat Tauhid, Alam Nuari Ajak Jamaah MT Sehati Selaraskan Adat dan Nilai-Nilai Islam
Rejang Lebong (Humas) – Suasana penuh kehangatan dan nuansa religius mewarnai kegiatan pengajian MT Sehati yang dilaksanakan pada Sabtu (10/10), pukul 18.16 WIB, bertempat di kediaman Bapak Eri. Dalam kegiatan tersebut, Alam Nuari, S.Kom.I., menyampaikan materi keagamaan dengan mengangkat tema “Bertauhid di Lingkungan yang Beradat dan Dipenuhi Nuansa Islami.”
Pengajian ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menempatkan nilai-nilai tauhid sebagai landasan utama dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika hidup di tengah masyarakat yang menjunjung tinggi adat dan tradisi.
Dalam penyampaiannya, Alam Nuari mengajak jamaah MT Sehati untuk memahami bahwa tauhid merupakan fondasi utama seorang Muslim. Keyakinan kepada Allah SWT tidak hanya diwujudkan melalui ucapan dan pelaksanaan ibadah, tetapi juga harus tercermin dalam sikap, perilaku, serta cara seseorang berinteraksi dengan keluarga dan lingkungan masyarakat.
Menurutnya, kehidupan masyarakat yang kaya akan adat istiadat merupakan bagian dari kekayaan budaya yang patut dihargai dan dilestarikan. Nilai-nilai positif dalam adat, seperti gotong royong, saling menghormati, menjaga silaturahmi, serta menjunjung tinggi sopan santun, dapat menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Namun demikian, setiap tradisi perlu disikapi secara bijaksana dengan menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman. Adat yang mengandung nilai kebaikan dapat terus dijaga, sedangkan praktik yang bertentangan dengan akidah dan syariat Islam perlu ditinggalkan secara santun dan penuh hikmah.
Alam Nuari juga mengingatkan bahwa lingkungan yang dipenuhi nuansa Islami bukan sekadar lingkungan yang ramai dengan kegiatan keagamaan, melainkan lingkungan yang mampu menghadirkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan nyata. Kejujuran, amanah, kepedulian, kesantunan, dan sikap saling membantu merupakan cerminan keimanan yang perlu terus ditumbuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui pengajian tersebut, jamaah diajak untuk menjadikan rumah, keluarga, dan lingkungan sekitar sebagai tempat tumbuhnya nilai-nilai keislaman. Keluarga diharapkan menjadi tempat pertama dalam menanamkan akidah yang benar, membiasakan ibadah, serta membentuk akhlak mulia pada generasi penerus.
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Bapak Eri ini juga menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi ant jamaah MT Sehati. Melalui pertemuan dalam majelis ilmu, masyarakat tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan agama, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Pengajian MT Sehati diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi para jamaah, sehingga pesan-pesan keagamaan yang disampaikan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada akhirnya, adat menjadi identitas yang memperkaya kehidupan masyarakat, sedangkan tauhid menjadi fondasi yang menjaga keyakinan seorang Muslim. Ketika keduanya ditempatkan secara tepat, kehidupan masyarakat diharapkan semakin harmonis, berakhlak mulia, dan senantiasa berada dalam naungan nilai-nilai Islam.
Melalui kegiatan ini, Alam Nuari turut mengajak masyarakat untuk terus memperkuat keimanan, merawat tradisi yang baik, serta membangun lingkungan yang religius, santun, dan damai demi terwujudnya kehidupan bermasyarakat yang rukun dan penuh keberkahan.
(eri/Edwinsya)Hastag : Kemenagrejanglebongkuasindangbelitiulu
From : KUA S. Beliti Ulu



