Suara Penyuluh, Dampak bagi Umat! Mahasiswa KPI IAIN Curup Gali Peran PAI KUA Curup Utara
Rejang Lebong (Humas) – Suara penyuluh agama Islam bukan sekadar menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga menjadi jembatan pengetahuan, pembinaan akhlak, dan penguatan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat. Semangat inilah yang tergambar dalam kegiatan wawancara mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Curup bersama Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Curup Utara, Yessy Misra, S.Pd.I, pada Kamis (8/10).
Wawancara tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menggali lebih dalam peran penyuluh agama Islam dalam kehidupan masyarakat. Melalui dialog langsung dengan praktisi penyuluhan, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai tugas penyuluh dalam menyampaikan bimbingan keagamaan, membangun kesadaran masyarakat, serta menanamkan nilai-nilai moral yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Yessy Misra, S.Pd.I, sebagai PAI KUA Curup Utara, menjadi narasumber yang berbagi wawasan tentang pentingnya kehadiran penyuluh di tengah umat. Penyuluh agama tidak hanya bertugas menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga perlu memahami kondisi masyarakat, mendengarkan kebutuhan mereka, dan memberikan bimbingan dengan pendekatan yang santun, komunikatif, serta mudah dipahami.
Dalam praktiknya, penyuluhan agama mencakup berbagai bidang, mulai dari peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, pembinaan majelis taklim, penguatan keluarga sakinah, hingga penanaman sikap toleran dan kepedulian sosial. Peran tersebut menuntut penyuluh untuk mampu membangun komunikasi yang efektif agar pesan keagamaan tidak berhenti sebagai pengetahuan, melainkan dapat menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak.
Bagi mahasiswa KPI IAIN Curup, kegiatan wawancara ini juga menjadi ruang pembelajaran untuk menghubungkan teori komunikasi dan penyiaran Islam dengan realitas dakwah di lapangan. Mereka dapat melihat bahwa keberhasilan menyampaikan pesan Islam tidak hanya ditentukan oleh isi materi, tetapi juga oleh cara berbicara, kemampuan memahami karakter audiens, serta ketepatan memilih pendekatan komunikasi sesuai kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan lembaga pelayanan keagamaan. Melalui wawancara dan pertukaran pengalaman, mahasiswa dapat memperluas wawasan tentang profesi penyuluh agama Islam, sementara pengalaman praktis penyuluh dapat menjadi bahan pembelajaran yang berharga bagi calon komunikator dan pendakwah di masa depan.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan pemahaman mahasiswa terhadap peran strategis penyuluh agama semakin mendalam. Kehadiran PAI KUA Curup Utara di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pembinaan kehidupan beragama yang harmonis, meningkatkan literasi keislaman, serta memperkuat nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sosial.
Sebab, suara penyuluh bukan hanya untuk didengar, melainkan untuk menggerakkan perubahan. Melalui komunikasi yang bijaksana, bimbingan yang berkelanjutan, dan keteladanan dalam pengabdian, penyuluh agama Islam diharapkan terus menghadirkan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat luas.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #PeranPenyuluh#IAINCurupProdiKPI#PAIKUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



