Cegah Masalah Pergaulan Sejak Dini, Guru BK MTsN 2 Filial Rejang Lebong Perkuat Kolaborasi
Rejang Lebong, (Humas)— Penguatan karakter dan pembinaan pergaulan murid membutuhkan kolaborasi yang berkelanjutan antara guru dan satuan pendidikan. Menyadari pentingnya hal tersebut, guru Bimbingan dan Konseling (BK) MTsN 2 Filial Rejang Lebong, Sri Wahyulianti, S.Pd.I., Gr., bersama rekan guru Suherwan, M.Pd., Gr., menjalin koordinasi dengan guru BK SMPN 4 Rejang Lebong, Novri, pada Sabtu (10/10) di ruang BK SMPN 4 Rejang Lebong.
Pertemuan ini menjadi langkah untuk memperkuat komunikasi dan membangun sinergi antarguru BK, terutama dalam mendukung perkembangan sosial murid serta menumbuhkan pola pergaulan yang sehat, positif, dan bertanggung jawab.
Koordinasi antarsekolah dinilai penting karena perkembangan sosial murid tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Interaksi dengan teman sebaya, lingkungan tempat tinggal, serta penggunaan media sosial turut memengaruhi cara murid berkomunikasi, bersikap, dan mengambil keputusan. Oleh karena itu, pembinaan karakter perlu dilakukan secara konsisten melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif.
Dalam pertemuan tersebut, komunikasi dibangun untuk memperkuat peran guru BK sebagai pendamping murid dalam memahami nilai-nilai sosial, menghargai perbedaan, menjaga batasan dalam pergaulan, serta menyelesaikan persoalan secara bijak. Sinergi ini juga membuka ruang bagi pertukaran pengalaman dan gagasan mengenai pendekatan pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan murid.
Guru BK MTsN 2 Filial Rejang Lebong, Sri Wahyulianti, S.Pd.I., Gr., menekankan bahwa pembinaan sosial tidak cukup dilakukan melalui teguran ketika masalah muncul. Murid juga perlu dibekali pemahaman, keterampilan berkomunikasi, dan kemampuan mengambil keputusan yang bertanggung jawab agar mampu membangun hubungan yang sehat dengan lingkungan sekitarnya.
Melalui koordinasi tersebut, guru diharapkan dapat memperkuat langkah preventif, antara lain dengan memberikan bimbingan tentang etika pergaulan, empati, pengendalian diri, penyelesaian konflik tanpa kekerasan, serta penggunaan media sosial secara bijak. Apabila muncul persoalan sosial, komunikasi antarguru dapat membantu mengarahkan penanganan secara tepat dengan tetap memperhatikan privasi dan kepentingan terbaik murid.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., MM., melalui Waka Kesiswaan, Jauhari, S.H.I., Gr., menyambut baik upaya koordinasi yang dilakukan oleh guru MTsN 2 Filial Rejang Lebong. Menurutnya, kerja sama antarsatuan pendidikan merupakan salah satu langkah strategis untuk membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung pembentukan karakter.
“Pendidikan karakter merupakan tanggung jawab bersama. Murid perlu dibimbing agar mampu menghargai orang lain, menjaga sikap dalam pergaulan, serta memahami konsekuensi dari setiap tindakan. Karena itu, komunikasi dan kerja sama antarguru, termasuk guru BK dari sekolah yang berbeda, perlu terus diperkuat,” ungkap Jauhari.
Ia juga menegaskan bahwa pembinaan yang efektif perlu mengedepankan pencegahan, keteladanan, dan pendampingan, bukan semata-mata pemberian sanksi setelah terjadi pelanggaran.
“Ketika sekolah membangun komunikasi yang baik, persoalan sosial dapat dikenali dan ditangani dengan lebih bijaksana. Kita ingin murid tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki empati, mampu menghormati perbedaan, dan bertanggung jawab dalam menjalin pergaulan,” tambahnya.
Koordinasi ini diharapkan menjadi awal dari komunikasi profesional yang berkelanjutan antara guru BK MTsN 2 Filial Rejang Lebong dan SMPN 4 Rejang Lebong. Ke depannya, sinergi tersebut dapat dikembangkan melalui pertukaran praktik baik, penguatan layanan bimbingan, serta edukasi bersama mengenai pergaulan sehat dan keterampilan sosial murid.
Melalui langkah kolaboratif ini, MTsN 2 Filial Rejang Lebong menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada perkembangan sosial dan pembentukan karakter. Dengan pendampingan yang tepat dan kerja sama yang berkesinambungan, murid diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang santun, peduli, bijak dalam bergaul, serta mampu membangun hubungan yang positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2



