Kepala MIN 1 Rejang Lebong Ikuti AKGTK Madrasah, Perkuat Kompetensi Manajerial Kepala Madrasah
Rejang Lebong (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I mengikuti pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (8/10) di ruang kerja Kepala Madrasah MIN 1 Rejang Lebong.
Pelaksanaan AKGTK khusus bagi kepala madrasah ini berjalan dengan lancar. Dalam asesmen tersebut, peserta diberikan materi dan soal yang berkaitan dengan kompetensi manajerial kepala madrasah, sebagai salah satu aspek penting dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola lembaga pendidikan madrasah.
Operator Madrasah MIN 1 Rejang Lebong, Aji Prayetno, M.Pd., turut mendampingi dan memastikan kesiapan teknis pelaksanaan asesmen. Mulai dari pengecekan perangkat, sistem ujian berbasis komputer, hingga memastikan aplikasi pengamanan ujian dapat berjalan dengan baik sebelum pelaksanaan dimulai.
“Pelaksanaan AKGTK hari ini berjalan lancar. Kami memastikan perangkat dan sistem yang digunakan siap sehingga Kepala Madrasah dapat mengikuti asesmen dengan nyaman tanpa kendala teknis,” ujar Aji Prayetno.
AKGTK Madrasah merupakan program evaluasi kompetensi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat GTK Madrasah sebagai upaya untuk mengukur dan memetakan kemampuan guru serta tenaga kependidikan di lingkungan madrasah. Asesmen ini mencakup berbagai aspek kompetensi, mulai dari pedagogik, profesional, hingga kompetensi teknis sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing peserta.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam AKGTK menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan dan manajemen madrasah. Menurutnya, hasil asesmen tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat program dan pelayanan pendidikan di MIN 1 Rejang Lebong.
“AKGTK menjadi sarana bagi kepala madrasah untuk melakukan refleksi dan mengetahui sejauh mana kompetensi yang dimiliki dalam mengelola madrasah. Melalui asesmen ini, diharapkan dapat memberikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas manajemen dan layanan pendidikan kepada peserta didik,” ungkap Mufidatul.
Pelaksanaan AKGTK menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) dengan dukungan aplikasi pengamanan digital Safe Exam Browser (SEB). Penggunaan sistem tersebut bertujuan menjaga validitas dan keamanan proses asesmen agar hasil yang diperoleh benar-benar menggambarkan kompetensi peserta.
Dengan mengikuti AKGTK Madrasah, Kepala MIN 1 Rejang Lebong berharap dapat terus mengembangkan kemampuan kepemimpinan, meningkatkan tata kelola madrasah, serta menghadirkan inovasi-inovasi yang mendukung terwujudnya madrasah yang berkualitas dan berdaya saing.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #Humas #MIN1RL #Madrasah #SiPILAH #Rejang_Lebong
From : MIN 1



.jpg)