Tingkatkan Hafalan Mufrodat Bahasa Arab, Guru MIN 1 Rejang Lebong Terapkan Metode Bernyanyi
Rejang Lebong (Humas) – Dalam upaya meningkatkan minat belajar serta mempermudah siswa memproses kosa kata bahasa Arab (mufrodat), Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong menghadirkan inovasi pembelajaran yang menarik. Pada Kamis (8/10), proses belajar mengajar bahasa Arab di kelas 3C berlangsung seru dan interaktif melalui penerapan metode bernyanyi yang dibawakan langsung oleh guru pengampu, Randi Sefto Fanedi, S.Pd.
Pada pertemuan tersebut, materi yang diajarkan berfokus pada topik "Nama-nama Penyakit". Melalui lantunan irama lagu yang familiar di telinga anak-anak, materi yang terkesan rumit dan penuh hafalan istilah asing disulap menjadi aktivitas riang yang menyenangkan. Para siswa tampak antusias mengikuti nada lagu sembari menyebutkan satu per satu kata bahasa Arab beserta artinya tanpa merasa terbebani.
Randi Sefto Fanedi, S.Pd., yang dikenal sebagai sosok pendidik kreatif dan inovatif di lingkungan sekolah, menjelaskan bahwa metode bernyanyi sangat efektif untuk mengoptimalkan daya ingat anak usia sekolah dasar. Menurutnya, ritme dan nada membantu menstimulasi otak anak agar lebih mudah menyerap kata-kata baru.
"Bahasa Arab sering kali dianggap sulit oleh anak-anak karena perbedaan struktur kata dan pengucapan. Dengan mengubah daftar mufrodat menjadi bait lagu, anak-anak dapat menghafalnya secara alami tanpa merasa sedang dipaksa belajar. Metode bernyanyi ini terbukti ampuh membuat suasana kelas lebih hidup dan materi cepat tersampaikan," ujar Randi di sela-sela kegiatan mengajar.
Dampak positif dari metode ini dirasakan langsung oleh para peserta didik di kelas 3C. Salah satu siswi, Qianzy, mengaku sangat senang dan merasa jauh lebih mudah dalam menguasai materi pelajaran hari itu.
"Belajarnya seru sekali karena ada lagunya. Tadi belajar nama-nama penyakit pakai bahasa Arab jadi cepat hafal dan tidak membosankan. Saya jadi makin suka belajar bahasa Arab," tutur Qianzy dengan penuh keceriaan.
Inovasi pembelajaran ini mendapatkan apresiasi penuh dari pimpinan madrasah. Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I., memberikan pujian atas kreativitas yang terus dihadirkan oleh tenaga pendidiknya dalam meningkatkan mutu pembelajaran di kelas.
"Kami sangat mendukung setiap langkah kreatif dan inovatif yang dilakukan para guru. Apa yang diterapkan oleh Pak Randi merupakan contoh nyata bagaimana pembelajaran modern harus adaptif terhadap karakter peserta didik. Kami berharap metode-metode menyenangkan seperti ini terus dikembangkan agar kualitas pendidikan di MIN 1 Rejang Lebong semakin unggul," pungkas Mufidatul Chairi.
(Habsa/Edwinsya)Hastag : #Humas #MIN1RL #Madrasah #SiPILAH #Rejang_Lebong
From : MIN 1



.jpg)