Terkendala Teknis, AKGTK Madrasah 2026 Sesi 2 Guru MIN 1 Rejang Lebong Ditunda
Rejang Lebong (Humas) – Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah 2026 Sesi 2 yang diikuti oleh guru MIN 1 Rejang Lebong pada Senin (5/10) harus ditunda akibat mengalami gangguan teknis. Meskipun sempat dapat mengakses dan mengerjakan asesmen, pelaksanaan kemudian mengalami kendala sehingga peserta diminta mengikuti kembali asesmen pada waktu yang telah ditentukan.
Salah satu guru MIN 1 Rejang Lebong yang mengikuti AKGTK Madrasah 2026 Sesi 2, Husnil Khatimah, S.Pd.I, turut mengalami kendala tersebut. Penundaan pelaksanaan tidak menyurutkan semangatnya untuk mengikuti asesmen dan mempersiapkan diri kembali agar dapat melaksanakan seluruh tahapan AKGTK dengan sebaik-baiknya.
Operator MIN 1 Rejang Lebong, Aji Prayetno, M.Pd., menjelaskan bahwa gangguan teknis pada pelaksanaan AKGTK Sesi 2 terjadi secara luas sehingga pelaksanaan harus ditunda. Menurutnya, peserta yang sebelumnya telah mengikuti asesmen tetap perlu mempersiapkan diri untuk mengikuti jadwal pelaksanaan berikutnya.
“Untuk pelaksanaan AKGTK Madrasah Sesi 2 hari ini memang harus ditunda karena adanya kendala teknis. Informasi yang kami terima, kendala tersebut terjadi secara nasional. Pelaksanaan kembali dijadwalkan pada Rabu (07/10) pukul 16.00 sampai dengan 18.00 WIB,” jelas Aji.
Ia menambahkan, dengan adanya penundaan tersebut, guru peserta AKGTK diharapkan tetap memperhatikan informasi dan jadwal terbaru serta memastikan kesiapan perangkat yang digunakan. Persiapan teknis dinilai penting agar pelaksanaan pada jadwal berikutnya dapat berjalan lebih lancar.
Koordinator Bidang Kurikulum MIN 1 Rejang Lebong, Hilda Kurniati, S.Pd.SD., menyampaikan bahwa penundaan tidak seharusnya mengurangi semangat guru dalam mengikuti AKGTK. Sebaliknya, waktu tambahan yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk kembali mempersiapkan diri, baik dari sisi materi maupun kesiapan teknis.
“Walaupun pelaksanaan Sesi 2 harus ditunda, kami tetap memberikan semangat kepada seluruh guru yang mengikuti AKGTK. Waktu yang ada dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan kembali diri dan memastikan segala kebutuhan teknis sudah siap saat asesmen dilaksanakan kembali,” ungkap Hilda.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I., juga memberikan dukungan kepada para guru yang menjadi peserta AKGTK Madrasah 2026. Ia berharap seluruh peserta tetap tenang, tidak patah semangat, serta memanfaatkan kesempatan yang ada untuk melakukan persiapan secara maksimal.
“Penundaan karena kendala teknis merupakan bagian dari proses yang harus kita hadapi. Yang terpenting, para guru tetap semangat dan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Kami berharap pelaksanaan berikutnya dapat berjalan lancar dan seluruh guru MIN 1 Rejang Lebong dapat mengikuti asesmen dengan optimal,” ujar Mufidatul.
Dengan adanya penjadwalan ulang pada Rabu (07/10) pukul 16.00–18.00 WIB, guru MIN 1 Rejang Lebong diharapkan dapat menggunakan waktu yang tersedia untuk melakukan persiapan kembali. Selain kesiapan dalam mengerjakan soal asesmen, kesiapan perangkat dan koneksi internet juga menjadi perhatian agar proses pelaksanaan dapat berlangsung dengan baik.
MIN 1 Rejang Lebong berkomitmen memberikan dukungan kepada guru dalam mengikuti AKGTK Madrasah 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru serta tenaga kependidikan. Penundaan pelaksanaan Sesi 2 tidak mengurangi semangat para peserta untuk terus mempersiapkan diri dan mengikuti asesmen sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



