Sambil Menunggu Layanan, Bisa Baca Buku: Ketua IPHI RL Apresiasi Perpustakaan Mini KUA Curup
Rejang Lebong, (Humas) – Waktu menunggu pelayanan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup kini tidak harus berlalu begitu saja. Kehadiran perpustakaan mini KUA Curup menjadi salah satu inovasi sederhana yang menghadirkan manfaat, baik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan.
Hal tersebut mendapat perhatian dari Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Rejang Lebong, Bapak Zulkarnain, saat bersama Kepala KUA Kecamatan Curup, Bapak Suryono, melihat langsung keberadaan perpustakaan mini di lingkungan KUA Curup, Selasa (6/10).
Perpustakaan mini tersebut menyediakan berbagai bahan bacaan yang dapat dimanfaatkan oleh pegawai maupun masyarakat. Kehadirannya diharapkan mampu menjadikan waktu tunggu lebih produktif sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menambah wawasan.
Kepala KUA Curup, Bapak Suryono, menyampaikan bahwa perpustakaan mini merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan pelayanan yang nyaman sekaligus edukatif. Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat tidak hanya sebatas menyelesaikan urusan administrasi, tetapi juga dapat menghadirkan ruang belajar yang sederhana namun bermanfaat. “Ketika masyarakat menunggu proses pelayanan, mereka dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk membaca. Mudah-mudahan dari kebiasaan sederhana ini tumbuh minat literasi dan pengetahuan yang lebih luas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IPHI Kabupaten Rejang Lebong, Zulkarnain, turut memberikan perhatian positif terhadap keberadaan fasilitas tersebut. Perpustakaan mini dinilai dapat menjadi sarana literasi yang bermanfaat karena berada langsung di ruang pelayanan publik dan dapat diakses oleh masyarakat dari berbagai kalangan.
Kehadiran perpustakaan mini juga menjadi bagian dari semangat KUA Curup untuk terus menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat dan ramah, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Dengan menyediakan ruang baca di lingkungan KUA, waktu tunggu yang sebelumnya mungkin dianggap sebagai waktu kosong kini dapat diubah menjadi kesempatan untuk membaca, belajar dan menambah wawasan. Sebuah langkah sederhana yang diharapkan mampu menghadirkan budaya literasi di tengah pelayanan publik.
(Lidya /Edwinsya)Hastag : #Kuahebat#Kuakeren#KuaCurup
From : KUA Curup



