Operator MIN 1 Rejang Lebong Pastikan Perangkat Siap, Guru Hadapi AKGTK 2026 dengan Optimal
Rejang Lebong (Humas) – Menjelang pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK), Operator Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong, Aji Prayetno, M.Pd, melakukan persiapan akhir dengan mengecek perangkat laptop milik para guru untuk memastikan aplikasi yang dibutuhkan telah terinstal dengan baik dan siap digunakan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (03/10) di ruang guru sebagai bagian dari upaya madrasah memastikan seluruh peserta dapat mengikuti asesmen tanpa kendala teknis.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari memastikan kompatibilitas perangkat, kelancaran sistem operasi, hingga instalasi Safe Exam Browser (SEB) yang menjadi aplikasi wajib dalam pelaksanaan AKGTK berbasis Computer Based Test (CBT). Salah seorang guru yang mengikuti proses pengecekan adalah Indri Yanti, S.Pd.SD, yang laptopnya diperiksa untuk memastikan seluruh aplikasi dapat berjalan dengan baik sebelum hari pelaksanaan.
Operator madrasah, Aji Prayetno, M.Pd, menjelaskan bahwa kesiapan perangkat merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran asesmen. Menurutnya, pemeriksaan lebih awal dilakukan agar setiap kendala teknis dapat segera diatasi sehingga guru dapat lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi materi asesmen.
"Kami ingin memastikan seluruh perangkat yang digunakan guru benar-benar siap. Dengan pengecekan sejak dini, apabila ditemukan kendala pada aplikasi atau perangkat, dapat segera diperbaiki sehingga saat pelaksanaan AKGTK nanti para guru dapat mengikuti asesmen dengan nyaman dan lancar," ujar Aji.
Sementara itu, salah satu peserta, Indri Yanti, S.Pd.SD, mengaku terbantu dengan adanya pendampingan dari operator madrasah. Menurutnya, persiapan teknis seperti ini memberikan rasa percaya diri bagi guru karena tidak lagi mengkhawatirkan masalah perangkat saat asesmen berlangsung.
"Kami sangat mengapresiasi pendampingan yang diberikan operator madrasah. Dengan perangkat yang sudah dipastikan siap, kami dapat lebih berkonsentrasi mempersiapkan kompetensi yang akan diujikan tanpa dibayangi kendala teknis," ungkap Indri Yanti.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa persiapan yang dilakukan merupakan bentuk komitmen madrasah dalam mendukung peningkatan mutu pendidik. Ia berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan dapat mengikuti AKGTK dengan maksimal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan di madrasah.
"AKGTK bukan sekadar kegiatan penilaian, tetapi menjadi momentum bagi guru dan tenaga kependidikan untuk mengukur sekaligus meningkatkan kompetensi profesional dan pedagogik. Karena itu, madrasah berupaya memberikan dukungan terbaik, termasuk memastikan seluruh perangkat dan kebutuhan teknis telah siap sebelum pelaksanaan," tutur Mufidatul Chairi.
Pelaksanaan AKGTK Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung secara serentak pada 5 hingga 9 Oktober 2026 menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) melalui aplikasi Safe Exam Browser (SEB). Program ini merupakan asesmen resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia yang bertujuan mengukur kompetensi pedagogik dan profesional guru serta tenaga kependidikan di lingkungan madrasah. Sebelum pelaksanaan, peserta diminta memastikan akun, jadwal, serta perangkat yang digunakan telah memenuhi persyaratan teknis yang ditetapkan.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



