Merah Putih Berkibar, Doa Mengudara: Santri Darul Ma’arif NU Rawat Pancasila dari Pesantren
Rejang Lebong, (Humas) - Pagi di lingkungan MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong terasa berbeda. Sebelum memasuki ruang kelas dan memulai pembelajaran, para santri terlebih dahulu berhimpun dalam suasana penuh khidmat. Merah Putih dikibarkan dengan gagah, doa dipanjatkan, dan semangat kebangsaan kembali diteguhkan (1/10).
Bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026, pengibaran bendera menjadi bagian dari bentuk penghormatan para santri terhadap simbol negara sekaligus momentum untuk kembali mengingat pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Setelah bendera berkibar, para santri bersama dewan asatidz memanjatkan doa. Dalam lantunan doa tersebut, terselip harapan agar Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, diberikan kedamaian, persatuan, kesehatan, dan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Doa juga dipanjatkan untuk kemajuan bangsa dan negara, kemajuan pondok pesantren, serta kesehatan dan keberkahan bagi para santri, dewan asatidz, guru, dan para kyai yang terus menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan dan pembinaan generasi.
Bagi keluarga besar MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, merawat Pancasila bukan hanya tentang mengingat sejarah pada satu hari tertentu. Nilai-nilai Pancasila diupayakan hadir dalam keseharian santri melalui kebersamaan, gotong royong, kedisiplinan, penghormatan kepada guru dan kyai, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Dari halaman pesantren, Merah Putih berkibar. Dari masjid dan ruang belajar, doa dan ilmu terus tumbuh. Dari santri, diharapkan lahir generasi yang mampu menjaga agama, bangsa, dan negara.
Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk kembali meneguhkan bahwa cinta tanah air dapat tumbuh berdampingan dengan nilai-nilai keislaman dan tradisi pesantren.
Sebab menjaga Indonesia bukan hanya tugas hari ini. Ia adalah amanah yang perlu diwariskan kepada generasi berikutnya—dengan ilmu, akhlak, persatuan, dan karya nyata.
Dari Darul Ma’arif NU untuk Indonesia: merawat Pancasila, menjaga persatuan, memajukan pesantren, dan menyiapkan generasi bangsa.
(De/Edwinsya)Hastag : #HariKesaktianPancasila #MA DarulMaarifNU #SantriUntukNegeri #SantriPancasila #MerahPutih #NKRI #RawatPancasila #CintaTanahAir
From : MA Darul Maarif NU


.jpg)
