Jangan Biarkan Maghrib Berlalu Tanpa Al-Qur’an! PAI KUA Curup Utara Yessy Misra, S.Pd.I Bimbing Ibu-Ibu MT Ar Raudhah Hidupkan Maghrib Mengaji
Rejang Lebong (Humas) – Waktu Maghrib tidak hanya menjadi pergantian siang menuju malam, tetapi juga dapat menjadi momentum berharga untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Semangat inilah yang terus digaungkan PAI KUA Kecamatan Curup Utara Yessy Misra, S.Pd.I saat memberikan bimbingan penyuluhan kepada ibu-ibu Majelis Taklim (MT) Ar Raudhah, Rabu (30/9).
Dalam bimbingannya, Yessy mengajak para ibu untuk menjadikan kegiatan Maghrib Mengaji sebagai kebiasaan yang hidup di tengah keluarga. Menurutnya, waktu setelah Maghrib merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mengajak anggota keluarga meninggalkan sejenak kesibukan dan meluangkan waktu bersama Al-Qur’an.
“Jangan sampai waktu Maghrib hanya berlalu begitu saja. Mari kita isi dengan membaca Al-Qur’an, karena kebiasaan baik yang dimulai dari rumah akan menjadi contoh bagi anak-anak dan generasi berikutnya,” pesan Yessy dalam penyuluhannya.
Ia juga menekankan bahwa peran ibu sangat penting dalam membangun suasana religius di lingkungan keluarga. Keteladanan orang tua, khususnya ibu, dapat menjadi dorongan bagi anak-anak untuk mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan hanya dibaca pada waktu-waktu tertentu.
Antusiasme terlihat dari ibu-ibu MT Ar Raudhah yang mengikuti bimbingan dengan penuh perhatian. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman sekaligus membangun komitmen bersama agar tradisi mengaji selepas Maghrib terus dijaga dan dikembangkan di lingkungan keluarga serta masyarakat.
Yessy berharap gerakan Maghrib Mengaji tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi dapat diwujudkan menjadi kebiasaan sederhana yang dilakukan secara istiqamah. Dari rumah-rumah yang dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur’an, diharapkan tumbuh keluarga yang semakin dekat dengan nilai-nilai keislaman dan generasi yang mencintai Al-Qur’an.
Melalui kegiatan tersebut, PAI KUA Kecamatan Curup Utara terus mengambil peran dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Sebab ketika Maghrib dihidupkan dengan Al-Qur’an, bukan hanya waktu yang menjadi lebih bermakna, tetapi juga hati dan keluarga yang perlahan dibimbing menuju kehidupan yang lebih religius.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslamBergerak#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara


.jpg)
