Salah Panjang, Salah Pantul! PAI KUA Curup Utara Bongkar Kesalahan Bacaan Al-Qur’an Remaja Batu Panco
Rejang Lebong (Humas) – Membaca Al-Qur’an tidak cukup hanya lancar melafalkan ayat demi ayat. Kesalahan dalam menentukan panjang-pendek bacaan maupun kurang tepat menerapkan hukum tajwid dapat membuat bacaan menjadi tidak sesuai dengan kaidah. Karena itu, PAI KUA Kecamatan Curup Utara, Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I, memberikan bimbingan penyuluhan kepada Remaja Desa Batu Panco, Selasa (29/9).
Dalam kegiatan tersebut, Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I mengajak para remaja untuk lebih teliti ketika membaca Al-Qur’an. Peserta tidak hanya diberikan penjelasan secara teori, tetapi juga langsung mempraktikkan bacaan sehingga kesalahan yang selama ini mungkin dianggap sepele dapat diketahui dan diperbaiki.
Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah hukum bacaan Ikhfa. Para remaja dibimbing untuk mengenali kondisi ketika Ikhfa berlaku sekaligus mempraktikkan cara membacanya dengan suara samar yang sesuai. Latihan dilakukan berulang agar peserta tidak hanya mengenali nama hukumnya, tetapi mampu menerapkannya ketika berhadapan langsung dengan ayat Al-Qur’an.
Selain Ikhfa, peserta juga diberikan pemahaman mengenai Qolqolah. Siti menjelaskan bahwa pantulan suara pada huruf Qolqolah harus terdengar secara tepat, tidak berlebihan dan tidak pula dihilangkan. Melalui praktik membaca, peserta diarahkan untuk membedakan bacaan yang membutuhkan pantulan dengan bacaan yang tidak mengandung hukum tersebut.
Panjang dan pendek bacaan juga menjadi bagian penting dalam pembinaan. Para remaja dilatih untuk lebih cermat dalam membaca mad dan tidak menyamakan seluruh bacaan dengan tempo yang sama. Ketelitian tersebut diperlukan agar bacaan Al-Qur’an tetap sesuai dengan kaidah tajwid dan tidak sekadar mengejar kelancaran.
Suasana pembinaan berlangsung interaktif. Para peserta secara bergantian membaca ayat Al-Qur’an, sementara Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I memberikan koreksi terhadap pelafalan, hukum bacaan, serta panjang-pendeknya. Dengan metode praktik langsung, peserta dapat segera mengetahui bagian yang perlu diperbaiki dan mengulanginya hingga lebih tepat.
Melalui kegiatan ini, PAI KUA Kecamatan Curup Utara terus memperkuat pembinaan generasi muda agar semakin dekat dengan Al-Qur’an sekaligus memiliki kemampuan membaca yang benar. Remaja Desa Batu Panco diharapkan tidak berhenti pada kemampuan membaca, tetapi mampu menjaga ketepatan huruf, tajwid, pantulan suara, serta panjang-pendek bacaan dalam setiap ayat yang dilantunkan.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #IlmuTajwid#PenyuluhAgamaIslamBergerak#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara


.jpg)
