MTsN 2 Filial Rejang Lebong Dorong Murid Kelas VII Kenali dan Kembangkan Potensi Diri
Rejang Lebong, (Humas) — Setiap murid memiliki potensi yang berbeda dan perlu dikenali serta dikembangkan sejak dini. Hal tersebut menjadi salah satu fokus kegiatan bimbingan klasikal “Mencari dan Mengembangkan Potensi Diri” yang dilaksanakan bagi murid kelas VII MTsN 2 Filial Rejang Lebong pada Selasa (29/9).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari layanan Bimbingan dan Konseling (BK) untuk membantu murid mengenali kemampuan, minat, kelebihan, serta potensi yang ada dalam dirinya. Melalui kegiatan bimbingan klasikal, murid diberikan ruang untuk mulai memahami dirinya dan melihat berbagai kemungkinan yang dapat dikembangkan.
Menindaklanjuti kegiatan tersebut, Tim Humas MTsN 2 Rejang Lebong melakukan wawancara dengan guru BK, Sri Wahyulianti, S.Pd.I., Gr., pada Rabu 30 September 2026 di ruang Waka. Wawancara dilakukan untuk menggali informasi mengenai pelaksanaan dan tujuan kegiatan bimbingan klasikal tersebut.
Sri Wahyulianti menjelaskan bahwa masa kelas VII merupakan tahap penting bagi murid untuk mulai mengenal dirinya secara lebih baik. Perbedaan kemampuan dan karakter setiap murid perlu dipahami agar mereka tidak hanya berfokus pada kekurangan, tetapi juga mampu menemukan kelebihan yang dapat dikembangkan.
“Anak-anak perlu memahami bahwa setiap orang memiliki potensi. Ada yang menonjol dalam bidang akademik, olahraga, seni, kepemimpinan, komunikasi, maupun bidang lainnya. Tugas kita adalah membantu mereka mengenali potensi tersebut dan memberikan ruang untuk mengembangkannya,” jelas Sri.
Dalam kegiatan bimbingan klasikal, murid diarahkan untuk melakukan pengenalan terhadap diri sendiri. Potensi diri tidak hanya dipahami sebagai kemampuan yang sudah terlihat, tetapi juga sebagai kemampuan yang masih dapat dikembangkan melalui latihan, pengalaman, dan kemauan untuk belajar.
Sri juga mendorong murid agar tidak membandingkan dirinya secara berlebihan dengan teman-temannya. Setiap murid memiliki kecepatan, minat, dan karakter yang berbeda sehingga proses pengembangan diri perlu dijalani secara bertahap.
“Jangan merasa tidak memiliki kelebihan hanya karena belum menemukan bidang yang sesuai. Terus mencoba, mengikuti berbagai kegiatan, dan mengenali apa yang membuat kita tertarik. Dari proses itu, potensi diri bisa mulai terlihat,” tambahnya.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., MM, menyampaikan bahwa layanan BK memiliki peran penting dalam mendampingi perkembangan murid, terutama dalam membantu mereka mengenali diri dan menentukan arah pengembangan diri.
“Anak-anak perlu dibantu untuk mengenal dirinya. Ketika mereka mengetahui potensi yang dimiliki, mereka akan lebih mudah diarahkan untuk mengembangkan kemampuan tersebut secara positif. Madrasah memiliki peran untuk memberikan ruang dan pendampingan dalam proses itu,” ujar Wawan.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga perlu memperhatikan perkembangan karakter, minat, bakat, dan potensi setiap murid.
Melalui bimbingan klasikal mengenai pencarian dan pengembangan potensi diri, MTsN 2 Filial Rejang Lebong berupaya membantu murid kelas VII membangun kesadaran diri sejak awal masa pendidikan mereka di madrasah.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2


.jpg)
