Salah Waqaf, Bisa Berubah Makna! PAI KUA Curup Utara Praktikkan Cara Membaca Al-Qur’an yang Tepat Bersama Mahasiswa IAIN Curup
Rejang Lebong (Humas) – Membaca Al-Qur’an bukan hanya tentang lancar melafalkan setiap ayat, tetapi juga memahami kapan harus berhenti dan kapan harus melanjutkan bacaan. Hal tersebut menjadi perhatian PAI KUA Curup Utara Yessy Misra, S.Pd.I saat memberikan bimbingan penyuluhan kepada mahasiswa IAIN Curup, Rabu (30/9).
Dalam kegiatan tersebut, Yessy Misra menekankan pentingnya mengenali berbagai tanda waqaf yang terdapat dalam mushaf Al-Qur’an. Menurutnya, tanda waqaf menjadi salah satu pedoman penting agar pembaca tidak berhenti pada tempat yang dapat mengganggu atau mengubah pemahaman terhadap kandungan ayat.
“Jangan hanya mengejar kelancaran membaca. Kita juga harus memahami tanda-tanda waqaf agar dapat menentukan tempat berhenti dan melanjutkan bacaan dengan tepat,” jelas Yessy dalam bimbingannya.
Tidak berhenti pada penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik membaca Al-Qur’an secara langsung. Mahasiswa diberikan kesempatan membaca beberapa potongan ayat, kemudian diarahkan untuk mengenali tanda waqaf sekaligus menentukan apakah bacaan sebaiknya dihentikan atau diteruskan.
Melalui metode praktik tersebut, mahasiswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi langsung menguji pemahaman mereka dalam membaca Al-Qur’an. Kesalahan dalam menentukan tempat berhenti pun dibahas bersama sehingga mahasiswa dapat mengetahui letak kekeliruan dan memperbaiki bacaannya secara langsung.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslamBergerak#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara


.jpg)
.jpg)