Bersama Pimpinan Pondok, Santri Darul Maarif NU Kembali Mendalami Keaswajaan
Rejang Lebong, (Humas) — Memperkuat pemahaman keislaman sekaligus menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, para santri Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong kembali mengikuti kegiatan pendalaman keaswajaan bersama Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, Dr. Ky. Mabrur Syah, M.H.I., pada Minggu (29/09).
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para santri untuk kembali memahami keaswajaan secara lebih mendalam, bukan hanya sebagai pengetahuan yang dipelajari dalam majelis ilmu, tetapi juga sebagai nilai yang perlu hadir dalam sikap dan perilaku sehari-hari di lingkungan pesantren.
Dalam penyampaiannya, pimpinan pondok mengajak para santri untuk memahami nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah secara utuh. Keaswajaan tidak hanya berbicara tentang pemahaman keagamaan, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana seorang santri bersikap, menghormati guru, menjaga persaudaraan, menghargai sesama, serta menjalankan kehidupan dengan penuh keseimbangan dan tanggung jawab.
Pembelajaran keaswajaan menjadi semakin bermakna ketika nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan nyata. Cara santri berbicara, bersikap kepada guru, bergaul dengan sesama, mengikuti kegiatan bersama, hingga menjaga lingkungan pesantren menjadi bagian dari ruang untuk mengamalkan nilai-nilai yang telah dipelajari.
Bagi para santri, pendalaman keaswajaan juga menjadi bekal untuk mengenal lebih dekat tradisi keilmuan dan amaliah yang menjadi bagian dari kehidupan pesantren. Pemahaman tersebut diharapkan tidak berhenti pada hafalan atau pengetahuan semata, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang dipandu langsung oleh pimpinan pondok ini sekaligus menjadi bagian dari pembinaan karakter santri. Dengan suasana belajar bersama, para santri mendapatkan kesempatan untuk menyimak, memahami, serta merefleksikan kembali bagaimana nilai-nilai keaswajaan dapat diwujudkan dalam kehidupan mereka di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong.
Keaswajaan dipelajari untuk dipahami, dipahami untuk diamalkan, dan diamalkan hingga menjadi karakter dalam kehidupan santri.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong terus berupaya menanamkan nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah kepada generasi santri agar memiliki pemahaman keagamaan yang kuat, sikap yang santun, serta mampu menjaga tradisi pesantren dalam kehidupan bermasyarakat.
(De/Edwinsya)Hastag : #DarulMaarifNU #Keaswajaan #AswajaAnNahdliyah #SantriAswaja #PendalamanKeaswajaan #PendidikanPesantren #TradisiPesantren #IlmuDanAmal #SantriBerakhlak #RejangLebong
From : MA Darul Maarif NU



