Malam Selasa di Darul Maarif NU, Dewan Asatidz dan Santri Bersama Mengaji Kitab Adabul Alim Wal Mutaallim
Rejang Lebong, (Humas) — Malam hari di Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong kembali diisi dengan kegiatan keilmuan. Pada malam Selasa, dewan asatidz bersama para santri duduk bersama mengikuti pengajian Kitab Adabul Alim Wal Muta’allim yang dipimpin langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, Dr. Ky. Mabrur Syah, M.H.I (29/9).
Suasana pengajian berlangsung dalam kebersamaan. Dewan asatidz dan santri sama-sama mengikuti kajian kitab sebagai bagian dari upaya memperdalam pemahaman mengenai adab dalam menuntut ilmu, menjadi pendidik, serta menjalani kehidupan sebagai seorang yang belajar dan mengajarkan ilmu.
Pengajian tersebut menjadi salah satu bentuk tradisi keilmuan yang terus dihidupkan di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong. Kitab Adabul Alim Wal Muta’allim menjadi salah satu rujukan penting dalam pembahasan mengenai etika dan adab yang perlu diperhatikan oleh orang berilmu maupun para pencari ilmu.
Kehadiran pimpinan pondok yang memimpin langsung pengajian memberikan suasana tersendiri bagi para santri. Di tengah kesibukan pengelolaan pesantren, pimpinan pondok hadir bersama dewan asatidz dan santri untuk belajar serta mendalami isi kitab.
Hal tersebut juga memperlihatkan bahwa proses belajar di pesantren tidak mengenal batas antara siapa yang mengajar dan siapa yang belajar. Dewan asatidz dan santri sama-sama terus belajar, memperkaya pemahaman, sekaligus menguatkan tradisi keilmuan yang menjadi bagian dari kehidupan pesantren.
Bagi para santri, pengajian malam tersebut bukan hanya menjadi kesempatan untuk mendengarkan penjelasan kitab, tetapi juga menjadi ruang untuk memahami bahwa ilmu harus berjalan bersama adab. Pengetahuan yang dipelajari diharapkan dapat membentuk sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara bagi dewan asatidz, kajian bersama menjadi bagian dari upaya menjaga semangat belajar dan memperkuat pemahaman dalam mendampingi para santri. Dengan demikian, pembinaan tidak hanya diberikan melalui nasihat, tetapi juga melalui keteladanan dalam mengikuti majelis ilmu.
Kegiatan pengajian pada malam Selasa ini menjadi salah satu warna kehidupan Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong. Setelah aktivitas pendidikan dan kegiatan santri pada siang hari, malam kembali menjadi waktu untuk menimba ilmu dan memperdalam nilai-nilai keislaman.
Dari majelis ilmu, adab dipelajari. Dari kebersamaan dalam mengaji, tradisi keilmuan pesantren terus dijaga dan diwariskan kepada generasi santri.
Melalui kegiatan seperti ini, Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong terus membangun lingkungan pendidikan yang menempatkan ilmu dan adab sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam proses pembentukan generasi santri.
(De/Edwinsya)Hastag : DarulMaarifNU #AdabulAlimWalMutaallim #PengajianKitab #MajelisIlmu #SantriMengaji #DewanAsatidz #TradisiPesantren #IlmuDanAdab #PendidikanPesantren #RejangLebong
From : MA Darul Maarif NU



.jpg)