Kultum Subuh di Masjid Darul Ma'arif NU Rejang Lebong, Ruang Pembinaan Karakter Santri Usai Salat Berjamaah
Rejang Lebong, (Humas) — Masjid Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi ruang pembinaan dan penguatan karakter para santri. Setiap selesai melaksanakan salat Subuh berjamaah, para santri mengikuti kultum Subuh yang disampaikan oleh Pembina Santri, Ustadz Dayu Warcansa (29/9).
Dalam suasana pagi setelah salat Subuh berjamaah, para santri menerima pesan-pesan keagamaan dan arahan yang menjadi bagian dari pembinaan kehidupan mereka selama berada di lingkungan pesantren. Kultum menjadi kesempatan untuk menyampaikan berbagai rambu-rambu bagi santri, baik dalam menjalankan aktivitas sehari-hari maupun dalam menjaga sikap, kedisiplinan, adab, dan kebersamaan.
Pesan yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan aspek ibadah, tetapi juga diarahkan pada bagaimana santri mampu menjaga perilaku dan menjalankan kehidupan pesantren dengan penuh tanggung jawab. Setiap nasihat menjadi pengingat agar santri tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ustadz Dayu Warcansa selaku Pembina Santri secara rutin memberikan arahan kepada para santri melalui kegiatan tersebut. Kultum menjadi salah satu sarana komunikasi pembinaan yang memungkinkan pesan dan nasihat disampaikan secara langsung kepada seluruh santri dalam suasana yang tenang setelah ibadah berjamaah.
Bagi para santri, kegiatan ini menjadi bagian dari rutinitas yang memberikan bekal sebelum memulai aktivitas mereka pada hari tersebut. Setelah bersama-sama melaksanakan salat Subuh, santri kembali mendapatkan penguatan melalui pesan-pesan yang disampaikan pembina.
Kebiasaan tersebut menjadi bagian penting dalam kehidupan pesantren. Salat berjamaah menjadi awal, kultum menjadi pengingat, dan aktivitas sehari-hari menjadi ruang bagi santri untuk mengamalkan apa yang telah disampaikan.
Pembinaan melalui kultum Subuh juga menjadi salah satu upaya Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong dalam membangun karakter santri secara berkelanjutan. Arahan yang diberikan diharapkan dapat membantu santri memahami batasan, tanggung jawab, serta nilai-nilai yang perlu dijaga selama berada di pesantren maupun ketika berinteraksi di tengah masyarakat.
Dengan pembinaan yang dilakukan secara rutin, pesantren terus berupaya menciptakan kehidupan santri yang tidak hanya dipenuhi aktivitas belajar, tetapi juga diiringi dengan pembiasaan ibadah, adab, kedisiplinan, dan penguatan karakter.
Dari masjid selepas Subuh, para santri menerima bekal untuk menjalani hari bukan hanya bekal ilmu, tetapi juga nasihat dan rambu-rambu agar setiap langkah tetap berada dalam nilai-nilai kebaikan.
(De/Edwinsya)Hastag : #DarulMaarifNU #KultumSubuh #PembinaanSantri #UstadzDayuWarcansa #SantriBerakhlak #SalatBerjamaah #PendidikanPesantren #PembinaanKarakter #PesantrenRejangLebong
From : MA Darul Maarif NU



.jpg)