Upacara Senin MTsN 2 Rejang Lebong, Fitria Sandora Ajak Murid Menempa Diri dan Berani Berjuang
Rejang Lebong, (Humas) — MTsN 2 Rejang Lebong kembali melaksanakan upacara bendera rutin setiap Senin pada Senin (28/9) di halaman madrasah. Upacara diikuti oleh seluruh murid, guru, dan tenaga kependidikan dengan tertib dan penuh khidmat.
Pada pelaksanaan upacara kali ini, murid kelas 9A dipercaya menjadi petugas upacara. Sementara itu, Fitria Sandora, S.Pd., Gr. bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan amanat yang mengajak seluruh murid untuk terus menghargai proses, menempa kemampuan, serta membangun masa depan melalui kerja keras dan disiplin.
Dalam amanatnya, Fitria menyampaikan bahwa nilai seseorang tidak ditentukan oleh dari mana ia memulai, melainkan oleh seberapa besar kemauan untuk terus berjuang dan melangkah maju.
“Nilai dirimu tidak ditentukan oleh dari mana kamu memulai, melainkan oleh seberapa keras kamu mau berjuang untuk melangkah maju. Jadikan dirimu bernilai dengan terus berlatih tanpa lelah dan bekerja keras tanpa mengeluh,” pesannya.
Ia juga menekankan bahwa setiap proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh akan menjadi bekal berharga bagi masa depan. Menurutnya, setiap tetes keringat, waktu yang digunakan untuk mengasah kemampuan, serta kegagalan yang dijadikan sebagai pelajaran merupakan investasi penting dalam membentuk pribadi yang lebih baik.
Fitria mengingatkan murid agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Proses belajar dan latihan membutuhkan ketekunan, sebab kemampuan tidak terbentuk secara instan, tetapi melalui kebiasaan untuk terus mencoba, memperbaiki diri, dan belajar dari kesalahan.
“Setiap tetes keringat, setiap jam yang kamu habiskan untuk mengasah kemampuan, dan setiap kegagalan yang kamu ubah menjadi pelajaran adalah investasi terbaik untuk masa depanmu,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Fitria menyampaikan bahwa mimpi yang besar perlu dibangun dengan fondasi disiplin yang kokoh. Karena itu, murid diajak untuk membiasakan diri menjalani proses dengan konsisten, baik dalam belajar, berlatih, maupun mengikuti berbagai kegiatan di madrasah.
“Mimpi yang besar tidak akan pernah runtuh jika dibangun di atas fondasi disiplin yang kokoh. Teruslah menempa diri, karena ketika kamu menjadi versi terbaik dari dirimu, pintu-pintu kesempatan akan terbuka dengan sendirinya,” pesannya.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., MM, menyampaikan bahwa amanat tersebut sejalan dengan upaya madrasah dalam membentuk murid yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter disiplin, tangguh, dan pantang menyerah.
Menurut Wawan, pembiasaan melalui upacara bendera menjadi salah satu ruang bagi madrasah untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada murid. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, dan semangat untuk terus belajar perlu dibangun melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.
“Anak-anak perlu memahami bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan yang dimiliki saat ini, tetapi juga oleh kemauan untuk terus belajar, berlatih, dan memperbaiki diri. Proses tersebut harus dijalani dengan disiplin dan tanggung jawab,” ujar Wawan.
Ia juga mengapresiasi murid kelas 9A yang telah melaksanakan tugas sebagai petugas upacara serta seluruh warga madrasah yang mengikuti kegiatan dengan tertib.
Melalui pelaksanaan upacara bendera secara rutin, MTsN 2 Rejang Lebong terus menjadikan lingkungan madrasah sebagai ruang pembentukan karakter. Semangat untuk terus berlatih, bekerja keras, disiplin, dan belajar dari setiap pengalaman diharapkan menjadi bekal murid dalam meraih cita-cita dan menghadapi masa depan.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2



.jpg)