Ceramah Walimatul 'Ursy, ASN KUA Curup Tengah : Fahami Hak dan Kewajiban Masing-masing
Rejang Lebong (Humas) – Pernikahan bukan hanya tentang menyatukan dua insan dalam sebuah ikatan yang sah, tetapi juga menjadi awal bagi pasangan suami istri untuk menjalankan kehidupan rumah tangga dengan penuh tanggung jawab. Hal tersebut disampaikan ASN Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Tengah, Emilia Contesa, S.Pd dalam ceramah pada acara Walimatul 'Ursy di Kelurahan Talang Benih, Ahad (27/9).
Dalam ceramahnya, ASN KUA Curup Tengah, Emilia Contesa, S.Pd mengajak pasangan pengantin untuk memahami hak dan kewajiban masing-masing dalam kehidupan berumah tangga. Pemahaman tersebut dinilai penting agar suami dan istri mampu membangun keluarga yang harmonis, saling menghargai, serta menjalankan kehidupan rumah tangga sesuai tuntunan agama.
“Suami dan istri memiliki hak dan kewajiban masing-masing. Karena itu, keduanya harus memahami peran dan tanggung jawabnya, bukan hanya menuntut hak, tetapi juga berusaha melaksanakan kewajiban dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa kehidupan rumah tangga membutuhkan kerja sama, komunikasi, kesabaran, dan sikap saling menghormati. Perbedaan karakter, kebiasaan, maupun cara pandang merupakan hal yang wajar dalam kehidupan pasangan. Karena itu, setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan tidak mengedepankan emosi.
Menurutnya, seorang suami memiliki tanggung jawab dalam memberikan nafkah, perlindungan, bimbingan, dan membangun keluarga berdasarkan nilai-nilai agama. Sementara istri juga memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga, mendukung pasangan, serta bersama-sama mendidik dan membina keluarga.
Lebih lanjut disampaikan bahwa hak dan kewajiban dalam rumah tangga bukanlah sesuatu yang dipertentangkan, melainkan menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan keluarga yang saling melengkapi. Suami dan istri diharapkan dapat menempatkan diri sebagai pasangan yang saling menguatkan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Rumah tangga yang harmonis tidak berarti tanpa masalah. Namun, ketika masalah datang, suami dan istri mampu menghadapinya bersama, saling mendengarkan, bermusyawarah dan mencari solusi terbaik,” tambahnya.
Emilia juga mengingatkan pasangan pengantin agar menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Kesetiaan, kejujuran, kasih sayang, saling menghormati dan tanggung jawab harus terus dipelihara sejak awal pernikahan.
Ceramah Walimatul 'Ursy tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi pasangan pengantin dalam mengawali kehidupan rumah tangga. Dengan memahami hak dan kewajiban masing-masing serta membangun komunikasi yang baik, pasangan suami istri diharapkan mampu mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
“Jadikan pernikahan sebagai ibadah dan perjalanan bersama untuk saling belajar, saling menguatkan, serta bersama-sama menuju keluarga yang diridhai Allah SWT,” pungkasnya.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PLOKUACurupTengah#SiapBersinergidanMelayaniUmmat#
From : KUA Curup Tengah



