Pertemuan Wali Santri Madrasah Aliyah Darul Maarif NU, Jadi Ruang Bersama Evaluasi dan Penguatan Langkah Pendidikan
Rejang Lebong, (Humas) — Kehadiran para wali santri di Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong pada Sabtu (26/9) tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas rutin di lingkungan pesantren, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum penting bagi Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU Rejang Lebong untuk mempererat komunikasi dan membangun sinergi bersama orang tua/wali santri.
Dalam kesempatan tersebut, Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU Rejang Lebong menggelar pertemuan bersama orang tua/wali santri sebagai ruang untuk berdiskusi mengenai perkembangan pendidikan, hasil belajar, serta berbagai hal yang perlu menjadi perhatian bersama dalam proses pembinaan santri.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Waka Kurikulum MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, Dwi Ayu Wulandari, M.Pd.Gr. Berbagai hal berkaitan dengan proses pembelajaran dan perkembangan santri disampaikan sebagai bahan evaluasi bersama, sehingga orang tua maupun madrasah dapat memiliki pemahaman yang sejalan mengenai kondisi dan perkembangan pendidikan santri.
Evaluasi hasil belajar menjadi salah satu bagian penting dalam pertemuan tersebut. Hasil yang telah dicapai santri tidak hanya dipandang sebagai angka atau capaian akademik, tetapi juga menjadi bahan untuk melihat bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki, ditingkatkan, dan dikembangkan.
Melalui diskusi bersama, madrasah juga menyampaikan sejumlah langkah yang perlu dilakukan ke depan agar proses pendidikan dapat berjalan lebih terarah. Dukungan orang tua diharapkan terus diberikan, baik dalam mendampingi kegiatan belajar, membangun kedisiplinan, maupun memberikan motivasi kepada santri untuk terus berkembang.
Pertemuan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan santri bukan hanya menjadi tanggung jawab madrasah. Madrasah, pesantren, dan orang tua memiliki peran yang saling melengkapi dalam membentuk santri yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki sikap, kedisiplinan, tanggung jawab, dan akhlak yang baik.
Dwi Ayu Wulandari, M.Pd.Gr. menyampaikan bahwa komunikasi antara madrasah dan orang tua perlu terus dibangun secara terbuka dan berkelanjutan. Dengan komunikasi yang baik, berbagai perkembangan maupun kendala yang dihadapi santri dapat diketahui dan ditindaklanjuti secara bersama-sama.
Momentum kehadiran wali santri tersebut diharapkan menjadi langkah untuk memperkuat kerja sama antara keluarga dan madrasah. Evaluasi yang dilakukan bukan sekadar melihat apa yang telah dicapai, tetapi menjadi pijakan untuk menentukan langkah berikutnya, target yang ingin dicapai, serta upaya bersama dalam mengantarkan santri menuju perkembangan yang lebih baik.
(De/Edwinsya)Hastag : #MADarulMaarifNU #DarulMaarifNURejangLebong #WaliSantri #SinergiMadrasahDanOrangtua #EvaluasiPembelajaran #PendidikanSantri #SantriSholehCerdasMandiriBerprestasi
From : MA Darul Maarif NU



