Tingkatkan Kompetensi Guru, KKGMI Rejang Lebong Gelar Pelatihan Penyusunan Perangkat Ko-Kurikuler
Rejang Lebong (Humas) – Komitmen meningkatkan kualitas dan kompetensi guru madrasah terus diwujudkan oleh Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKGMI) Kabupaten Rejang Lebong. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Penyusunan Perangkat Ko-Kurikuler yang diselenggarakan di MIS Nurul Kamal pada Kamis (24/9). Kegiatan ini menghadirkan Satria Darmawan, S.Pd.Gr. sebagai pemateri dan diikuti oleh guru-guru Madrasah Ibtidaiyah dari 15 MI se-Kabupaten Rejang Lebong.
Ketua KKGMI Kabupaten Rejang Lebong, Randi Sefto Fanedi, S.Pd., menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam menyusun perangkat ko-kurikuler yang sesuai dengan implementasi kurikulum terbaru. Menurutnya, perangkat ko-kurikuler menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih terarah, bermakna, dan mampu mengembangkan karakter peserta didik.
Randi juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta yang sebelumnya diselenggarakan oleh PGRI Cabang Khusus Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong. Melalui pelatihan lanjutan ini, para guru diharapkan mampu mengimplementasikan hasil pelatihan sebelumnya ke dalam perangkat pembelajaran yang dapat diterapkan di masing-masing madrasah.
"Pelatihan ini kami selenggarakan sebagai bentuk komitmen KKGMI dalam meningkatkan kompetensi guru madrasah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut pasca Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta sehingga guru memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menyusun perangkat ko-kurikuler yang berkualitas dan aplikatif," ujar Randi Sefto Fanedi, S.Pd.
Dalam sesi materi, Satria Darmawan, S.Pd.Gr. memaparkan berbagai konsep penyusunan perangkat ko-kurikuler mulai dari perencanaan kegiatan, penyusunan tujuan, indikator keberhasilan, hingga bentuk asesmen yang sesuai dengan karakteristik peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah. Materi disampaikan secara interaktif melalui pemaparan, diskusi, serta praktik penyusunan perangkat sehingga peserta dapat langsung menerapkan ilmu yang diperoleh.
"Perangkat ko-kurikuler bukan hanya sekadar dokumen administrasi, tetapi menjadi panduan bagi guru dalam menghadirkan kegiatan pembelajaran yang mampu menguatkan karakter, kreativitas, kolaborasi, dan pengalaman belajar peserta didik. Karena itu, penyusunannya harus dilakukan secara sistematis dan sesuai kebutuhan madrasah," jelas Satria Darmawan, S.Pd.Gr.
Para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Mereka aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta saling berbagi pengalaman dalam menyusun perangkat pembelajaran di madrasah masing-masing. Suasana pelatihan berlangsung interaktif sehingga memberikan kesempatan kepada seluruh peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai penyusunan perangkat ko-kurikuler yang efektif.
Melalui kegiatan ini, KKGMI Kabupaten Rejang Lebong berharap seluruh guru Madrasah Ibtidaiyah dapat meningkatkan profesionalisme serta mampu menyusun perangkat ko-kurikuler yang berkualitas. Dengan demikian, implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan serta pembentukan karakter peserta didik di Kabupaten Rejang Lebong.
(Habsa/Edwinsya)Hastag : #KKGMI #KKKMI #REJANGLEBONG #HUMAS
From : MIN 1



.jpg)