Uji Jiwa Pemimpin, Bakal Calon Ketua-Wakil Ketua OSIM MTsN 2 Rejang Lebong Jalani Wawancara
Rejang Lebong, (Humas) — Proses seleksi bakal calon Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTsN 2 Rejang Lebong terus berlanjut. Setelah melalui tahapan pendaftaran dan pemenuhan sejumlah persyaratan, para bakal calon mengikuti seleksi wawancara terkait kepemimpinan pada Sabtu (26/9) di ruang guru.
Salah satu sesi wawancara dilaksanakan bersama Pembina Pramuka MTsN 2 Rejang Lebong, Ropal Astiawan, S.H., Gr. Dalam sesi tersebut, aspek kepemimpinan menjadi salah satu hal yang digali dari bakal calon Ketua dan Wakil Ketua OSIM.
Dalam kegiatan tersebut, Florena Desti dan Renzo tampak mengikuti proses wawancara sebagai bagian dari tahapan seleksi bakal calon. Wawancara diarahkan untuk melihat cara pandang calon terhadap kepemimpinan, tanggung jawab, serta peran yang akan diemban apabila nantinya dipercaya memimpin organisasi siswa.
Pembina Pramuka, Ropal Astiawan, S.H., Gr., memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan kepemimpinan dan pengalaman berorganisasi. Melalui proses tersebut, bakal calon diberikan ruang untuk menyampaikan pemikiran dan cara mereka memandang tanggung jawab seorang pemimpin.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., MM., melalui Waka Kesiswaan, Jauhari, S.H.I., Gr., menyampaikan bahwa proses pemilihan OSIM juga merupakan bagian dari pendidikan kepemimpinan bagi murid.
“Pemilihan OSIM bukan hanya tentang menentukan siapa yang menjadi ketua dan wakil ketua. Di dalam prosesnya ada pembelajaran tentang keberanian mengambil tanggung jawab, menyampaikan gagasan, bekerja sama, dan belajar menjadi pemimpin,” ungkap Jauhari.
Menurutnya, tahapan seleksi diperlukan agar proses kaderisasi berjalan secara terarah. Setiap bakal calon diberikan kesempatan untuk menunjukkan gagasan dan karakter kepemimpinannya melalui tahapan yang telah disiapkan madrasah.
“Yang kita bangun adalah pengalaman berorganisasi. Siapa pun yang nantinya terpilih maupun belum terpilih tetap mendapatkan pengalaman penting dari proses ini,” lanjutnya.
Sementara itu, Pembina OSIM MTsN 2 Rejang Lebong, Ade Sonnie Aglesia, M.Pd., menjelaskan bahwa wawancara menjadi salah satu bagian penting dalam proses kaderisasi karena calon pemimpin perlu memiliki lebih dari sekadar keinginan untuk menduduki jabatan.
“Menjadi ketua atau wakil ketua OSIM bukan hanya soal tampil di depan. Mereka harus memahami bahwa ada tanggung jawab, ada teman-teman yang harus dirangkul, ada program yang harus dijalankan, dan ada keteladanan yang harus ditunjukkan,” ungkap Ade.
Ia menambahkan bahwa proses seleksi juga memberikan kesempatan kepada bakal calon untuk belajar mengenali kekuatan dan kesiapan dirinya.
“Melalui wawancara, kami ingin melihat bagaimana mereka berpikir ketika menghadapi persoalan, bagaimana mereka berkomunikasi, dan bagaimana mereka memandang kerja sama. Karena pemimpin yang baik tidak bekerja sendiri,” tambahnya.
Seleksi wawancara tersebut menjadi salah satu rangkaian menuju penetapan pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIM MTsN 2 Rejang Lebong. Setelah seluruh tahapan seleksi dilaksanakan, bakal calon yang memenuhi kriteria akan mengikuti tahapan berikutnya sesuai mekanisme yang telah ditetapkan madrasah.
Bagi MTsN 2 Rejang Lebong, proses pemilihan OSIM bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran nyata bagi murid untuk mengenal demokrasi organisasi, kepemimpinan, tanggung jawab, komunikasi, dan pengambilan keputusan.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2



.jpg)