Pengajian MT Darussalam, PAI Curup Tengah : 4 Amalan Sebelum Tidur
Rejang Lebong (Humas) — Waktu sebelum tidur dapat menjadi kesempatan bagi seorang muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus melakukan introspeksi atas aktivitas yang telah dijalani sepanjang hari. Hal tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Curup Tengah, Siti Robi’ah, S.Pd.I saat mengisi pengajian Majelis Taklim (MT) Darussalam Kelurahan Air Bang, Jum’at (25/9).
Dalam kesempatan tersebut, PAI Curup Tengah, Siti Robi’ah, S.Pd.I mengajak jamaah untuk membiasakan beberapa amalan sebelum tidur. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari rutinitas harian sekaligus sarana meningkatkan kualitas ibadah.
“Waktu sebelum tidur jangan hanya kita gunakan untuk bermain gawai atau memikirkan berbagai persoalan. Mari kita manfaatkan beberapa menit terakhir sebelum tidur untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menutup hari dengan kebaikan,” ungkapnya.
PAI Curup Tengah kemudian menguraikan empat amalan sebelum tidur yang dapat dibiasakan oleh jamaah.
Pertama, berwudhu sebelum tidur. Berwudhu menjadi salah satu anjuran yang dapat dilakukan sebelum beristirahat. Selain menjaga kebersihan diri, berwudhu juga menjadi bentuk persiapan untuk beristirahat dalam keadaan suci.
Kedua, membaca ayat atau surah Al-Qur'an. Jamaah diajak membiasakan membaca Al-Qur'an sebelum tidur, termasuk membaca ayat-ayat yang dianjurkan dalam tuntunan Rasulullah SAW. Kebiasaan tersebut dapat menjadi sarana menenangkan hati sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ketiga, memperbanyak dzikir dan doa sebelum tidur. PAI mengingatkan jamaah untuk tidak melewatkan waktu sebelum tidur tanpa berdoa. Dengan berdzikir dan berdoa, seorang muslim menyerahkan dirinya kepada Allah SWT serta memohon perlindungan dan kebaikan untuk hari berikutnya.
Keempat, melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Sebelum memejamkan mata, seseorang dapat mengevaluasi apa yang telah dilakukan sepanjang hari. Kebaikan yang telah dilakukan disyukuri, sementara kesalahan dan kekurangan menjadi bahan untuk diperbaiki.
“Setiap malam adalah kesempatan untuk mengevaluasi diri. Kalau hari ini masih ada kesalahan, mari kita perbaiki. Kalau ada kebaikan, mari kita syukuri dan berusaha mempertahankannya,” tutur PAI Curup Tengah.
Dalam pengajian tersebut, jamaah MT Darussalam mengikuti materi dengan penuh perhatian. Amalan sederhana yang disampaikan diharapkan dapat diterapkan secara konsisten sehingga menjadi kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.
PAI Curup Tengah juga mengingatkan bahwa membangun kebiasaan ibadah membutuhkan istiqamah. Tidak harus dimulai dengan amalan yang banyak, tetapi dapat dilakukan secara bertahap dan konsisten sesuai kemampuan.
Melalui kegiatan pengajian rutin MT Darussalam, PAI Curup Tengah terus mendorong masyarakat untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama melalui amalan-amalan sederhana yang dapat diterapkan dalam keseharian.
“Semoga setiap malam kita dapat menutup hari dengan dzikir, doa, dan muhasabah. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan ketenangan hati, mengampuni kesalahan kita, dan memberikan kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik pada hari berikutnya,” pungkasnya.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah



.jpg)