Isi Pengajian Rutin di MT Al-Aman Darussalam, ASN KUA Curup Tengah Uraikan Kiat-Kiat Memiliki Hati Tenang
Rejang Lebong (Humas) — Ketenangan hati merupakan salah satu nikmat yang sangat berharga dalam kehidupan. Di tengah berbagai kesibukan dan persoalan yang dihadapi, setiap orang membutuhkan ketenangan agar mampu menjalani kehidupan dengan sabar dan penuh keikhlasan. Hal tersebut disampaikan ASN KUA Kecamatan Curup Tengah, Emilia Contesa, S.Pd saat mengisi pengajian rutin di Majelis Taklim (MT) Al-Aman Darussalam Kelurahan Talang Rimbo Baru, Jum’at (25/09).
Dalam tausiyahnya, ASN KUA Curup Tengah, Emilia Contesa, S.Pd menguraikan sejumlah kiat yang dapat dilakukan untuk menjaga dan memperoleh ketenangan hati. Salah satunya dengan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah dan memperbanyak mengingat-Nya.
Menurutnya, kehidupan tidak selalu berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Ada kalanya seseorang menghadapi persoalan keluarga, pekerjaan, ekonomi, maupun berbagai ujian lainnya. Dalam kondisi tersebut, kedekatan kepada Allah SWT menjadi salah satu kekuatan bagi seorang muslim untuk menghadapi setiap keadaan.
“Hati akan lebih tenang ketika kita senantiasa mengingat Allah. Jangan hanya mendekat kepada Allah ketika sedang memiliki masalah, tetapi jadikan dzikir, doa, dan ibadah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Selain memperkuat ibadah, jamaah juga diajak untuk membiasakan diri bersyukur. Menurutnya, banyaknya nikmat yang diterima terkadang membuat manusia lupa untuk mensyukurinya. Dengan melihat dan menghargai nikmat yang telah diberikan Allah, seseorang akan lebih mudah menerima kehidupan dengan lapang dada.
Kiat berikutnya adalah memperbanyak istighfar dan melakukan introspeksi diri. Kesalahan dan kekurangan yang dilakukan hendaknya menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki diri, bukan justru menjadi beban yang terus dipikirkan.
Emilia juga mengingatkan jamaah untuk menjaga lisan dan menghindari kebiasaan membicarakan keburukan orang lain. Menjaga lisan dapat membantu seseorang terhindar dari konflik dan persoalan yang dapat mengganggu ketenangan hati.
Selain itu, jamaah diajak untuk membiasakan diri berpikir positif dan tidak mudah berprasangka buruk. Setiap persoalan sebaiknya dihadapi dengan tenang, kemudian dicari jalan keluarnya melalui ikhtiar, doa, dan tawakal kepada Allah SWT.
“Tidak semua hal yang kita inginkan harus terjadi. Terkadang Allah memberikan sesuatu yang berbeda karena di dalamnya ada hikmah. Tugas kita adalah berusaha, berdoa, kemudian menyerahkan hasilnya kepada Allah,” ungkapnya.
Dalam pengajian tersebut, jamaah MT Al-Aman Darussalam mengikuti materi dengan antusias. Kegiatan pengajian rutin tidak hanya menjadi sarana menambah ilmu agama, tetapi juga menjadi ruang untuk melakukan refleksi diri dan memperkuat silaturahmi antarjamaah.
ASN KUA Curup Tengah berharap materi yang disampaikan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Ketenangan hati bukan berarti hidup tanpa masalah, melainkan kemampuan untuk menghadapi setiap persoalan dengan keimanan, kesabaran, dan keyakinan kepada Allah SWT.
Melalui pengajian rutin tersebut, PAI dan ASN KUA Curup Tengah terus berupaya memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus membentuk pribadi jamaah yang lebih sabar, bersyukur, dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PLOKUACurupTengah#SiapBersinergidanMelayaniUmmat#
From : KUA Curup Tengah



