Kenal Lebih Dekat Layanan Nikah Digital, Mahasiswa Magang Belajar Mengelola SIMKAH di KUA Curup Timur
Rejang Lebong (Humas) – Dalam rangka memberikan pengalaman praktik secara langsung di dunia kerja, mahasiswa magang di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Timur mendapatkan pembelajaran mengenai pengelolaan Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH), Jumat (25/9).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa selama melaksanakan praktik di KUA Curup Timur. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teori, tetapi juga dikenalkan dengan proses administrasi layanan pernikahan yang telah memanfaatkan sistem digital melalui SIMKAH.
Pembelajaran mengenai SIMKAH dibimbing langsung oleh Rio Harmoko, M.Pd., selaku pamong mahasiswa magang di KUA Kecamatan Curup Timur. Dalam kegiatan tersebut, Rio memberikan penjelasan mengenai fungsi SIMKAH serta pemanfaatannya dalam mendukung pengelolaan administrasi dan pelayanan pernikahan.
Mahasiswa diperkenalkan dengan alur pengelolaan data pernikahan serta berbagai tahapan administrasi yang berkaitan dengan layanan nikah. Pembelajaran dilakukan secara langsung agar mahasiswa dapat memahami bagaimana sistem digital digunakan untuk membantu mewujudkan administrasi yang lebih tertib dan efektif.
Rio Harmoko, M.Pd., menjelaskan bahwa pengenalan SIMKAH menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman kepada mahasiswa selama menjalani magang.
“Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman secara langsung mengenai bagaimana administrasi pernikahan dilaksanakan di KUA. Dengan mengenal SIMKAH, mereka dapat memahami bahwa pelayanan nikah saat ini juga didukung oleh sistem digital yang membutuhkan ketelitian, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” jelas Rio.
Menurutnya, pembelajaran praktik seperti ini diharapkan dapat membantu mahasiswa menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan kondisi nyata di lingkungan kerja.
Kepala KUA Kecamatan Curup Timur, Ibnu Hajar, S.Ag., MHI, menyambut baik kegiatan pembelajaran tersebut. Ia menilai kegiatan magang menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung tugas, administrasi, dan pelayanan masyarakat yang dilaksanakan di KUA.
“Kami berharap mahasiswa memperoleh pengalaman yang bermanfaat selama berada di KUA Curup Timur. Tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengetahui bagaimana pelayanan masyarakat dilaksanakan dengan tertib, teliti, dan memanfaatkan teknologi digital,” ujar Ibnu Hajar.
Selama mengikuti pembelajaran, mahasiswa tampak antusias memperhatikan penjelasan yang diberikan oleh Rio Harmoko. Mahasiswa juga mengikuti proses pembelajaran secara bertahap sehingga memperoleh gambaran mengenai penggunaan SIMKAH dalam mendukung layanan administrasi pernikahan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KUA Kecamatan Curup Timur memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa magang. Selain keterampilan teknis, mahasiswa juga diharapkan dapat memahami pentingnya kedisiplinan, ketelitian, tanggung jawab, serta etika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui pembelajaran SIMKAH ini, mahasiswa magang diharapkan semakin mengenal perkembangan layanan pernikahan berbasis digital sekaligus memperoleh bekal pengalaman yang dapat menunjang kesiapan mereka menghadapi dunia kerja.
(Reli/Edwinsya)Hastag : KUA CURUP TIMUR #HUMAS KUA CURUP TIMUR
From : KUA Curup Timur



.jpg)