Ekoteologi dalam Aksi, PAI KUA Curup Timur Konsisten Merawat Tanaman Matoa
Rejang Lebong (Humas) – Kepedulian terhadap lingkungan terus diwujudkan oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Timur melalui kegiatan perawatan tanaman matoa yang menjadi bagian dari program ekoteologi di lingkungan KUA Curup Timur. (25/9)
Kegiatan perawatan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk menjaga pertumbuhan tanaman agar dapat berkembang dengan baik. Perawatan meliputi pemantauan kondisi tanaman, membersihkan area sekitar, serta memastikan lingkungan di sekitar tanaman tetap terawat.
Program ekoteologi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan menanam pohon, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. Nilai-nilai keagamaan tersebut kemudian diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
PAI KUA Kecamatan Curup Timur Epa Laila, S.Ag., yang turut berperan dalam kegiatan pembinaan masyarakat, menyampaikan bahwa merawat tanaman merupakan langkah sederhana yang dapat menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Merawat tanaman adalah bentuk sederhana dari kepedulian kita terhadap lingkungan. Melalui program ekoteologi ini, kita ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga alam merupakan bagian dari amanah yang harus kita jalankan bersama,” ujar Epa Laila.
Kepala KUA Kecamatan Curup Timur, Ibnu Hajar, S.Ag., MHI, memberikan apresiasi terhadap kepedulian PAI dalam menjaga keberlanjutan program ekoteologi di lingkungan KUA.
“Ekoteologi mengajarkan kita untuk tidak hanya berbicara tentang kepedulian terhadap alam, tetapi juga mewujudkannya melalui tindakan nyata. Tanaman yang dirawat hari ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan menjadi contoh kecil kepedulian kita terhadap kelestarian alam,” ungkap Ibnu Hajar.
Menurutnya, keberadaan tanaman di lingkungan kantor juga dapat menciptakan suasana yang lebih hijau, asri, dan nyaman bagi pegawai maupun masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan.
Melalui perawatan tanaman matoa tersebut, PAI KUA Curup Timur terus mendorong agar semangat ekoteologi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
(Reli/Edwinsya)Hastag : #KUA CURUP TIMUR #HUMAS KUA CURUP TIMUR 2026
From : KUA Curup Timur



.jpg)