Ceramah Pra Nikah, ASN KUA Curup Tengah Tekankan Pentingnya Keterbukaan Dalam Berumah Tangga
Rejang Lebong (Humas) — Keterbukaan antara suami dan istri menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis. Hal tersebut disampaikan ASN KUA Kecamatan Curup Tengah, Emilia Contesa, S.Pd saat memberikan ceramah pra nikah kepada calon pengantin (catin) Anjeli Primeisa di Kelurahan Sidorejo, Kamis (24/9).
Dalam ceramah tersebut, ASN KUA Curup Tengah, Emilia Contesa, S.Pd menjelaskan bahwa pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan dalam sebuah ikatan yang sah, tetapi juga menyatukan dua pribadi dengan latar belakang, karakter, kebiasaan, dan cara berpikir yang berbeda. Karena itu, komunikasi yang terbuka diperlukan agar pasangan dapat saling memahami.
“Keterbukaan dalam rumah tangga sangat penting. Suami dan istri perlu membiasakan diri untuk berkomunikasi secara jujur dan terbuka, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan bersama sebelum berkembang menjadi konflik,” jelasnya.
Menurutnya, keterbukaan bukan berarti pasangan harus saling mencampuri seluruh urusan pribadi, melainkan adanya kejujuran dan kesediaan untuk membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan keluarga. Terutama menyangkut persoalan yang dapat memengaruhi keharmonisan rumah tangga.
Emilia juga mengingatkan calon pengantin mengenai pentingnya keterbukaan dalam pengelolaan keuangan keluarga. Persoalan ekonomi sering kali menjadi salah satu tantangan dalam kehidupan rumah tangga. Oleh karena itu, suami dan istri perlu membangun kesepakatan mengenai pendapatan, kebutuhan, pengeluaran, serta perencanaan keuangan keluarga.
Selain masalah ekonomi, keterbukaan juga diperlukan dalam menyampaikan perasaan, harapan, maupun persoalan yang sedang dihadapi. Dengan komunikasi yang baik, pasangan dapat saling memberikan dukungan dan mencari solusi bersama.
“Jangan membiasakan memendam masalah seorang diri. Ketika ada persoalan, bicarakan dengan pasangan secara baik-baik. Rumah tangga dibangun oleh dua orang, sehingga persoalan keluarga juga sebaiknya diselesaikan dengan komunikasi dan musyawarah,” ungkapnya.
Keterbukaan juga harus dibarengi dengan sikap saling menghormati, menjaga kepercayaan, dan menggunakan bahasa yang baik ketika menyampaikan sesuatu. Dengan demikian, komunikasi dalam rumah tangga dapat menjadi sarana untuk memperkuat kedekatan emosional antara suami dan istri.
Melalui ceramah pra nikah tersebut, ASN KUA Curup Tengah berharap calon pengantin memiliki bekal yang cukup sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Pemahaman mengenai komunikasi dan keterbukaan diharapkan dapat membantu pasangan membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PLOKUACurupTengah#SiapBersinergidanMelayaniUmmat#
From : KUA Curup Tengah



.jpg)