Bimluh di MT Al-Falah, PAI Curup Tengah Uraikan Penyakit Hati
Rejang Lebong (Humas) — Penyakit hati menjadi salah satu persoalan yang dapat memengaruhi kualitas keimanan sekaligus hubungan seseorang dengan Allah SWT dan sesama manusia. Hal tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Curup Tengah, Wawan Miharjo, S.Pd.I saat memberikan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Al-Falah Kelurahan Pelabuhan Baru, Kamis (24/9).
Dalam kesempatan tersebut, PAI Curup Tengah, Wawan Miharjo, S.Pd.I menguraikan berbagai bentuk penyakit hati yang perlu diwaspadai dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya sifat iri dan dengki, sombong, riya, hasad, su'udzon, serta kecenderungan mencintai dunia secara berlebihan.
Menurutnya, penyakit hati sering kali tidak terlihat secara fisik, namun dapat tercermin melalui sikap, perkataan, dan perilaku seseorang. Jika tidak segera disadari dan diperbaiki, penyakit hati dapat mengganggu ketenangan jiwa serta merusak hubungan sosial.
“Penyakit hati memang tidak terlihat oleh mata, tetapi dampaknya dapat dirasakan melalui perilaku. Karena itu, kita perlu senantiasa melakukan muhasabah dan berusaha membersihkan hati dari sifat-sifat yang tidak baik,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa menjaga kebersihan hati membutuhkan proses yang berkelanjutan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memperbanyak mengingat Allah SWT, memperkuat ibadah, membaca Al-Qur'an, memperbanyak istighfar, serta membiasakan diri untuk introspeksi terhadap setiap perkataan dan perbuatan.
Wawan juga mengajak jamaah untuk membangun sikap rendah hati dan senantiasa berprasangka baik kepada orang lain. Setiap kelebihan yang dimiliki orang lain hendaknya tidak menjadi alasan untuk iri, melainkan dapat dijadikan motivasi untuk memperbaiki diri.
Dalam kehidupan bermasyarakat, kebersihan hati juga memiliki peran penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis. Hati yang terjaga akan mendorong seseorang untuk mudah memaafkan, menghargai sesama, menjaga lisan, serta menghindari perselisihan yang tidak perlu.
Jamaah MT Al-Falah mengikuti kegiatan Bimluh dengan penuh perhatian. Materi tentang penyakit hati diharapkan dapat menjadi bahan renungan sekaligus pengingat agar setiap jamaah senantiasa melakukan evaluasi terhadap kondisi hati masing-masing.
Melalui kegiatan Bimluh tersebut, PAI Curup Tengah berharap jamaah MT Al-Falah dapat terus meningkatkan kualitas keimanan dan membangun akhlak yang baik dalam kehidupan keluarga maupun bermasyarakat.
“Semoga kita semua diberikan hati yang bersih, dijauhkan dari penyakit hati, dan dimudahkan untuk selalu memperbaiki diri serta mendekatkan diri kepada Allah SWT,” pungkasnya.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah



.jpg)