Rashdul Qiblah Jadi Momentum: KUA SBU Bongkar Pergeseran Kiblat Masjid Nurul Ikhsan hingga 45 Derajat
Rejang Lebong (Humas) – Bukan sekadar mengukur arah, KUA Sindang Beliti Ulu memastikan kembali ketepatan kiblat. Momentum Rashdul Qiblah Kamis (24/9) menjadi titik penting bagi Masjid Nurul Ikhsan, Desa Karang Pinang. Hasil pengukuran ulang tim KUA Sindang Beliti Ulu menunjukkan adanya pergeseran arah kiblat sekitar 45 derajat.
Pukul 16.30 WIB hingga selesai, Kepala KUA Sindang Beliti Ulu Jamaan Nur, S.Ag., M.Pd., bersama seluruh ASN KUA Sindang Beliti Ulu turun langsung melakukan pengecekan dan pengukuran ulang arah kiblat Masjid Nurul Ikhsan.
Temuan tersebut tidak serta-merta diterima begitu saja. Demi memperoleh hasil yang lebih akurat, tim melakukan verifikasi ulang menggunakan sejumlah perangkat pengukuran, di antaranya kompas digital, alat ukur arah kiblat, dan altimeter.
Hasilnya? Temuan tetap sama. Arah kiblat Masjid Nurul Ikhsan terindikasi mengalami pergeseran sekitar 45 derajat.
Pengukuran tersebut turut disaksikan Bapak M. Tohai dan Bapak Abu Rohim. Setelah dilakukan pengecekan secara berulang, hasil pengukuran menunjukkan kesesuaian dengan temuan awal.
Kepala KUA Sindang Beliti Ulu, Jamaan Nur, S.Ag., M.Pd., bersama tim kemudian menindaklanjuti hasil tersebut dengan membuat berita acara pengukuran arah kiblat yang selanjutnya diserahkan kepada Pemerintah Desa Karang Pinang sebagai dasar tindak lanjut penyesuaian arah kiblat Masjid Nurul Ikhsan.
Yang menarik, respons masyarakat tidak berlarut-larut.
Imam Desa Karang Pinang, Bapak Amran, bersama Bapak Supian, langsung bergerak. Dengan penuh antusiasme, keduanya melakukan penyesuaian arah saf kiblat masjid sesuai hasil pengukuran dan arahan yang disampaikan tim KUA Sindang Beliti Ulu.
Keduanya juga membenarkan hasil pengukuran tersebut serta menerima arahan tim KUA sebagai bagian dari ikhtiar bersama untuk memastikan pelaksanaan ibadah salat di Masjid Nurul Ikhsan menghadap arah kiblat yang telah ditentukan berdasarkan hasil pengukuran.
Bagi KUA Sindang Beliti Ulu, kegiatan ini bukan hanya tentang angka 45 derajat. Lebih dari itu, pengukuran kiblat merupakan bentuk pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Dari Rashdul Qiblah, lahir kepastian. Dari pengukuran, lahir pembenahan. Dan dari sinergi KUA bersama masyarakat, arah ibadah pun disempurnakan.KUA Sindang Beliti Ulu berkomitmen terus hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan pendampingan keagamaan kepada masyarakat dengan mengedepankan ketelitian, keterbukaan, serta tanggung jawab dalam setiap prosesnya.
Hastag : Kemenagrejanglebongkuasindangbelitiulu
From : KUA S. Beliti Ulu



.jpg)