Manfaatkan Teknologi Canva AI, Septi Arjuani Perkuat Layanan Penyuluhan Agama di Sindang Kelingi
Rejang Lebong (Humas) — Dalam upaya meningkatkan kompetensi digital di era transformasi teknologi, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sindang Kelingi, Septi Arjuani, S.Sos., mengikuti Roadshow Webinar Kemenag Edukreatif yang diselenggarakan oleh Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama RI, Kamis (24/9).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring mulai pukul 10.00 WIB tersebut mengangkat materi tentang pemanfaatan Canva AI untuk meningkatkan efisiensi dalam pembuatan konten dakwah dan penyuluhan agama. Webinar dipandu oleh Dandy Wicaksono selaku moderator dan menghadirkan dua pemateri, yakni Pipit Indriati dari Canva Indonesia serta Aulia Nauli Efendi, S.Pd., Gr., selaku Duta Canva Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan fitur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam merancang berbagai media visual yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di era digital.
Septi Arjuani menyampaikan bahwa materi yang diberikan sangat relevan dengan tugas dan kebutuhan penyuluh agama dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. Menurutnya, penguasaan teknologi digital, termasuk Canva AI, dapat membantu penyuluh menyampaikan pesan-pesan keagamaan dengan cara yang lebih kreatif, komunikatif, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan, khususnya generasi muda.
“Pemanfaatan teknologi seperti Canva AI sangat membantu dalam membuat materi penyuluhan menjadi lebih menarik dan mudah diterima masyarakat. Dengan media visual yang kreatif, pesan keagamaan dapat disampaikan secara lebih efektif, terutama kepada generasi muda,” ujar Septi.
Keikutsertaan Septi Arjuani dalam agenda nasional yang diselenggarakan BMBPSDM Kemenag RI tersebut menjadi bagian dari upaya KUA Kecamatan Sindang Kelingi untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
Melalui penguatan kompetensi digital tersebut, diharapkan layanan penyuluhan agama dapat semakin inovatif, komunikatif, dan mampu menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih luas, sehingga pelayanan publik di bidang keagamaan dapat memberikan manfaat yang semakin optimal.
(Septi/Edwinsya)Hastag : KUA SINDANG KELINGI
From : KUA S. Kelingi



.jpg)