Cegah Salah Tulis Nama, Operator SIMKAH KUA Curup Tengah Jeli dan Teliti saat Cetak Buku Nikah
Rejang Lebong (Humas) — Ketelitian menjadi salah satu hal penting dalam proses pelayanan administrasi pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Curup Tengah. Hal tersebut terutama dilakukan oleh operator Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) saat melakukan pemeriksaan data hingga proses pencetakan buku nikah, Rabu (23/9).
Setiap data calon pengantin yang akan dituangkan dalam dokumen pernikahan harus diperiksa dengan cermat. Nama, tempat dan tanggal lahir, nomor identitas, serta data penting lainnya menjadi bagian yang tidak luput dari pengecekan operator.
Kesalahan penulisan, khususnya pada nama, dapat menimbulkan persoalan administrasi di kemudian hari. Karena itu, operator SIMKAH KUA Curup Tengah, Ebit Iswandi, S.Pd.I, berupaya memastikan kesesuaian antara data yang tercantum dalam sistem dengan dokumen administrasi yang menjadi dasar pencatatan pernikahan.
Dalam proses pencetakan buku nikah, operator tidak hanya dituntut mampu mengoperasikan aplikasi SIMKAH, tetapi juga memiliki ketelitian dan kehati-hatian. Pemeriksaan dilakukan sebelum dokumen dicetak sehingga kesalahan dapat diminimalkan sejak awal.
“Kami selalu melakukan pengecekan kembali sebelum buku nikah dicetak. Nama dan data lainnya harus benar-benar sesuai dengan dokumen yang ada,” ujarnya.
Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen KUA Curup Tengah dalam memberikan pelayanan administrasi pernikahan yang tertib, akurat, dan profesional kepada masyarakat. Ketelitian petugas menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas dokumen pernikahan yang diterima oleh pasangan pengantin.
Dengan penerapan prinsip teliti sebelum cetak, KUA Curup Tengah berharap setiap buku nikah yang diterbitkan dapat sesuai dengan data sebenarnya dan tidak menimbulkan kesalahan administrasi bagi masyarakat di kemudian hari.
(Mutiara/Edwinsya)Hastag : #KUACurupTengah#KementrianAgamaKab.RejangLebong#
From : KUA Curup Tengah



