Takziah Penuh Haru, Kepala KUA SBU Hadir Menguatkan Keluarga Almarhumah Reni Dianti Rukmini
Rejang Lebong (Humas) — Di tengah suasana duka yang menyelimuti keluarga Silaturahmi, S.Pd., lantunan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama menjadi penguat hati. Kepala KUA Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Jamaan Nur, S.Ag., M.Pd., hadir menyampaikan belasungkawa sekaligus mengikuti takziah dan yasinan hari ketiga atas wafatnya Reni Dianti Rukmini binti Silaturahmi, S.Pd., pada Rabu (23/9) selepas Salat Magrib.
Kegiatan berlangsung di kediaman Silaturahmi, S.Pd., salah satu pegawai Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, dalam suasana penuh kekeluargaan dan keharuan. Kehadiran keluarga, kerabat, serta para pelayat menjadi bukti kuatnya tali silaturahmi dan kepedulian terhadap keluarga yang sedang menghadapi kehilangan.
Bersama jamaah yang hadir, Jamaan Nur mengikuti pembacaan Surah Yasin dan doa bersama. Doa dipanjatkan agar almarhumah memperoleh rahmat dan ampunan Allah SWT, diterima seluruh amal ibadahnya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Irsan Sidik menyampaikan tausiyah yang mengajak seluruh jamaah menjadikan kematian sebagai momentum untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kualitas kehidupan.
Kematian, menurutnya, merupakan ketetapan Allah SWT yang tidak dapat dihindari oleh setiap manusia. Karena itu, selagi masih diberikan kesempatan hidup, setiap insan hendaknya memperbanyak amal kebajikan, memperkuat ibadah, dan senantiasa mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat.
Suasana semakin khidmat ketika doa ditujukan secara khusus bagi almarhumah. Setiap lantunan doa menjadi ungkapan kasih dari keluarga dan para pelayat yang mengiringi kepergian seorang anggota keluarga menuju keharibaan Allah SWT.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Rejang Lebong, H. Supani, S.Ag., M.Pd. Kehadiran para tokoh dan keluarga besar Kementerian Agama semakin mempererat ukhuwah sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang sedang berduka.
Jamaan Nur menyampaikan bahwa takziah merupakan bagian dari kepedulian sosial dan ukhuwah Islamiyah. Hadir di tengah keluarga yang sedang berduka bukan hanya untuk menyampaikan belasungkawa, tetapi juga memberikan penguatan agar keluarga mampu melewati masa duka dengan sabar dan ikhlas.
“Semoga almarhumah Reni Dianti Rukmini mendapatkan rahmat dan ampunan Allah SWT, ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan dan keikhlasan,” tutur Jamaan.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk mengambil hikmah dari peristiwa tersebut. Kepergian seseorang menjadi pengingat bahwa kehidupan dunia memiliki batas dan setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT.
Hastag : Kemenagrejanglebong Kuasindangbelitiulu
From : KUA S. Beliti Ulu



