Bukan Sekadar Arsip, Buku Nikah Lama KUA Curup Ditata untuk Menjaga Jejak Pernikahan Warga
Rejang Lebong, (Humas) — Tumpukan buku nikah lama bukan sekadar dokumen yang tersimpan di lemari arsip. Di dalamnya terdapat catatan penting perjalanan administrasi pernikahan masyarakat yang harus dijaga dan ditata dengan baik. Hal inilah yang dilakukan Penata Layanan Operasional KUA Curup, Yoni Safari, bersama mahasiswa IAIN Curup dan siswa SMK Muhammadiyah yang sedang melaksanakan PKL. (23/9)
Kegiatan tersebut dilakukan dengan mengecek satu per satu buku nikah zaman dahulu, kemudian menyusun dan memilahnya berdasarkan kecamatan. Proses ini membutuhkan ketelitian karena dokumen yang ditangani merupakan arsip lama yang memiliki nilai penting bagi administrasi pelayanan KUA.
Yoni Safari mengarahkan mahasiswa dan siswa PKL untuk bekerja secara cermat dalam melihat identitas, tahun pencatatan, serta wilayah kecamatan yang tercantum dalam buku nikah. Setelah dilakukan pengecekan, dokumen dikelompokkan sesuai wilayah agar lebih mudah ditemukan ketika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Menurut Yoni, penataan arsip bukan pekerjaan yang dapat dilakukan secara asal-asalan. Setiap dokumen harus ditempatkan secara tepat sehingga dapat mendukung pelayanan kepada masyarakat.
“Arsip harus kita tata dengan baik. Ketika suatu saat masyarakat membutuhkan data atau melakukan penelusuran dokumen lama, kita tidak kesulitan mencarinya,” ujar Yoni.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pembelajaran langsung bagi mahasiswa IAIN Curup dan siswa SMK Muhammadiyah. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman mengenai pekerjaan administrasi, tetapi juga memahami bahwa ketelitian dan kerapian merupakan bagian penting dalam memberikan pelayanan publik.
Bagi peserta PKL, kegiatan tersebut memberikan pengalaman berbeda dari pembelajaran di kampus maupun sekolah. Mereka belajar bagaimana menghadapi dokumen nyata, bekerja secara sistematis, serta memahami pentingnya menjaga arsip agar tetap aman dan mudah ditelusuri.
Dengan dilakukan secara bersama-sama, pekerjaan penataan arsip menjadi lebih ringan sekaligus memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. KUA Curup terbantu dalam membenahi dan mengelompokkan arsip lama, sementara mahasiswa dan siswa mendapatkan pengalaman kerja yang dapat menjadi bekal menghadapi dunia kerja nantinya.
KUA Curup terus berupaya membangun budaya kerja yang tertib dan rapi. Penataan buku nikah lama ini menjadi salah satu langkah nyata untuk menjaga arsip pernikahan masyarakat sekaligus mewujudkan administrasi yang semakin tertata demi mendukung pelayanan yang cepat, tepat dan mudah bagi masyarakat.
(Lidya /Edwinsya)Hastag : #Kuahebat#Kuakeren#KuaCurup
From : KUA Curup



