Wujud Nyata Kebersamaan, Santri dan Guru MA Darul Maarif NU Bersinergi Menjaga Kebersihan Lingkungan
Rejang Lebong, (Humas) — Menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan menjadi bagian dari pembiasaan positif yang terus dibangun di Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU Rejang Lebong. Tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan, para santri dan guru turut mengambil bagian dalam merawat lingkungan madrasah sebagai wujud tanggung jawab bersama. (23/9)
Kegiatan tersebut terlihat dari keterlibatan santri dan guru dalam membersihkan area madrasah, merapikan lingkungan, menjaga tanaman, serta memastikan berbagai fasilitas dan ruang yang digunakan bersama tetap dalam kondisi bersih dan tertata. Aktivitas sederhana ini menjadi bagian dari pendidikan karakter yang diterapkan melalui kebiasaan sehari-hari.
Kepala Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, Dedi Priyanto, S.E., M.E.Gr., menyampaikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya disampaikan melalui aturan atau nasihat, tetapi perlu diberikan melalui contoh dan keterlibatan langsung.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas petugas kebersihan. Guru dan santri harus memiliki kesadaran yang sama untuk merawat tempat yang kita gunakan bersama. Ketika kita bersama-sama membersihkan, merapikan, dan menjaga tanaman, sebenarnya kita sedang belajar tentang kepedulian dan tanggung jawab,” ungkap Dedi Priyanto.
Menurutnya, lingkungan madrasah merupakan ruang belajar yang tidak hanya digunakan untuk kegiatan akademik. Dari lingkungan yang bersih dan tertata, para santri juga dapat belajar mengenai kedisiplinan, kepedulian, kerja sama, serta tanggung jawab terhadap sesuatu yang menjadi milik dan kepentingan bersama.
Keterlibatan guru juga menjadi contoh penting bagi para santri. Guru tidak hanya memberikan instruksi, tetapi ikut menunjukkan bahwa pekerjaan menjaga kebersihan dan kerapian merupakan pekerjaan yang bernilai dan tidak perlu dianggap sebagai sesuatu yang rendah atau sepele.
Dalam suasana kebersamaan, santri belajar bahwa menjaga alam dan lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana. Tidak membuang sampah sembarangan, merapikan kembali barang yang digunakan, merawat tanaman, membersihkan halaman, hingga menjaga fasilitas madrasah merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan.
Pembiasaan tersebut diharapkan tidak berhenti di lingkungan madrasah. Santri diharapkan mampu membawa nilai-nilai tersebut ke lingkungan pesantren, keluarga, dan masyarakat sehingga kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan menjadi bagian dari karakter mereka.
(De/Edwinsya)Hastag : #MADarulMaarifNU #DarulMaarifNU #Santri #Guru #PeduliLingkungan #MadrasahHijau #Kebersihan #Kerapian #PendidikanKarakter #TanggungJawabBersama #SantriPeduliLingkungan #RejangLebong
From : MA Darul Maarif NU


