Meniti Huruf demi Huruf, PAI KUA Curup Utara Bimbing Ibu-Ibu MT Al Arofah Perbaiki Bacaan Iqra
Rejang Lebong (Humas) — Membaca Al-Qur’an dengan baik tidak cukup hanya dengan mengenali huruf, tetapi juga membutuhkan ketelitian dalam melafalkan setiap huruf, memperhatikan panjang dan pendek bacaan, serta memahami cara penyambungan huruf. Hal inilah yang menjadi perhatian PAI KUA Kecamatan Curup Utara dalam memberikan bimbingan penyuluhan kepada ibu-ibu Majelis Taklim (MT) Al Arofah. (22/9)
Kegiatan bimbingan tersebut dipandu oleh PAI KUA Curup Utara, Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I, dengan mengajak para peserta untuk belajar membaca Iqra secara bertahap. Pembelajaran dilakukan dengan meniti huruf demi huruf agar setiap peserta tidak hanya mampu membaca, tetapi juga semakin memahami ketepatan pengucapan dalam rangkaian bacaan.
Dalam bimbingannya, Siti menekankan pentingnya memperhatikan perbedaan antara satu huruf dengan huruf lainnya. Kesalahan dalam mengenali atau melafalkan huruf dapat memengaruhi bacaan, sehingga peserta diarahkan untuk lebih teliti ketika membaca, terutama saat beberapa huruf mulai disambungkan menjadi satu rangkaian.
Selain ketepatan huruf, peserta juga dilatih memperhatikan panjang dan pendeknya bacaan. Materi ini diberikan melalui praktik secara langsung sehingga ibu-ibu MT Al Arofah dapat mendengar, menirukan, kemudian memperbaiki bacaan masing-masing. Dengan metode tersebut, proses belajar berlangsung secara interaktif dan peserta dapat mengetahui bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki.
Siti menjelaskan bahwa kemampuan membaca Iqra perlu dibangun melalui latihan yang konsisten. Menurutnya, tidak ada kata terlambat untuk belajar dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an. Ketekunan dalam mengenali huruf, membedakan panjang-pendek bacaan, serta berlatih menyambungkan huruf menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan lebih baik.
Antusiasme ibu-ibu MT Al Arofah terlihat selama mengikuti bimbingan. Para peserta mengikuti setiap arahan, mencoba membaca rangkaian huruf, serta memperhatikan koreksi yang diberikan. Suasana pembelajaran pun berlangsung hangat karena proses belajar dilakukan secara bersama-sama dengan semangat untuk meningkatkan kualitas bacaan.
Melalui kegiatan ini, PAI KUA Curup Utara terus mendorong tumbuhnya budaya belajar Al-Qur’an di tengah masyarakat. Bimbingan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan majelis taklim saja, tetapi dapat dilanjutkan melalui latihan mandiri di rumah sehingga kemampuan membaca Iqra semakin baik dan menjadi bekal untuk membaca Al-Qur’an secara lebih tepat.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslamBergerak#MT.AlArofah#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



