Lantunan Asmaul Husna Awali Pembelajaran, Kelas 6A MIN 1 Rejang Lebong Ciptakan Suasana Belajar yang Khusyuk
Rejang Lebong (Humas) – Lantunan Asmaul Husna kembali mengawali kegiatan pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong pada Selasa (22/9). Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap selesai salat Dhuha berjamaah tersebut berlangsung dengan penuh khidmat di halaman madrasah. Pada kesempatan kali ini, siswa-siswi kelas 6A dipercaya menjadi petugas dan berhasil menampilkan bacaan Asmaul Husna beserta artinya dengan lancar dan penuh percaya diri.
Kegiatan pembiasaan religius tersebut merupakan salah satu program unggulan madrasah dalam membentuk karakter peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, serta menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif sebelum proses pembelajaran dimulai. Seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik mengikuti lantunan Asmaul Husna dengan penuh kekhusyukan.
Wali kelas 6A, Hilda Kurniati, S.Pd.SD, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas penampilan anak didiknya. Menurutnya, kesempatan menjadi petugas Asmaul Husna menjadi sarana untuk melatih keberanian, tanggung jawab, serta meningkatkan kecintaan peserta didik terhadap nama-nama Allah SWT.
"Alhamdulillah, anak-anak kelas 6A telah mempersiapkan diri dengan baik sehingga mampu menampilkan bacaan Asmaul Husna beserta artinya dengan lancar. Semoga kegiatan ini semakin menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus menjadi pembiasaan yang membawa keberkahan dalam proses belajar mereka setiap hari," ujar Hilda.
Salah seorang siswi kelas 6A, Azka Almaira, mengaku merasa senang sekaligus bangga dapat tampil di hadapan seluruh warga madrasah. Ia mengatakan bahwa pengalaman tersebut menjadi motivasi untuk terus belajar dan memperbaiki kemampuan membaca serta memahami makna Asmaul Husna.
"Saya merasa senang bisa membacakan Asmaul Husna beserta artinya di depan teman-teman dan bapak ibu guru. Awalnya sedikit gugup, tetapi setelah memulai bacaan saya menjadi lebih percaya diri. Semoga kami bisa terus memberikan penampilan yang lebih baik lagi," tutur Azka.
Sementara itu, Koordinator Bidang Keagamaan MIN 1 Rejang Lebong, Yansa Andresta, M.Pd., menyampaikan bahwa pembiasaan membaca Asmaul Husna merupakan bagian dari upaya madrasah dalam memperkuat karakter religius peserta didik. Selain menanamkan kecintaan kepada Allah SWT melalui pengenalan nama-nama-Nya yang indah, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun ketenangan hati sehingga peserta didik lebih siap menerima pelajaran.
"Pembiasaan membaca Asmaul Husna setelah salat Dhuha menjadi salah satu ikhtiar madrasah untuk membentuk karakter spiritual siswa. Ketika kegiatan diawali dengan mengingat Allah SWT, kami berharap suasana belajar menjadi lebih baik, peserta didik lebih disiplin, tenang, dan semangat dalam mengikuti pembelajaran," jelas Yansa.
Melalui kegiatan rutin tersebut, MIN 1 Rejang Lebong terus berkomitmen menghadirkan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga kuat dalam pembinaan karakter dan nilai-nilai keagamaan. Dengan keterlibatan seluruh warga madrasah, diharapkan budaya religius ini terus terpelihara dan menjadi bekal bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1


