Dari Madrasah dan Pesantren Darul Maarif NU, Menyiapkan Generasi yang Berilmu dan Berakhlak
Rejang Lebong, (Humas) – Pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong tidak hanya diarahkan pada penguatan pengetahuan dan kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, akhlak, serta kebiasaan spiritual santri dalam kehidupan sehari-hari. (22/9)
Salah satu gambaran tersebut terlihat dari semangat para santri ketika mengikuti kegiatan doa dan zikir secara berjamaah. Dengan suasana penuh kebersamaan, para santri melantunkan doa dan zikir bersama sebagai bagian dari pembiasaan kehidupan religius di lingkungan pesantren.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai keagamaan melalui kebiasaan yang dilakukan secara bersama-sama. Santri tidak hanya mendapatkan pembelajaran melalui materi di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung dalam kehidupan pesantren.
Suasana kebersamaan menjadi salah satu kekuatan dalam proses pendidikan di Darul Ma’arif NU Rejang Lebong. Dalam berbagai aktivitas, santri dibiasakan untuk saling membersamai, menjaga adab, menghargai sesama, serta menjalankan kegiatan dengan penuh tanggung jawab.
Kepala Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU Rejang Lebong menyampaikan bahwa pendidikan santri perlu berjalan secara seimbang antara ilmu, akhlak, dan pembiasaan kehidupan yang baik.
“Kita ingin santri tidak hanya tumbuh menjadi anak-anak yang memiliki pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak dan kebiasaan yang baik. Doa dan zikir bersama seperti ini menjadi bagian dari proses pembiasaan. Mereka belajar bagaimana kebersamaan, kekompakan, dan nilai-nilai keagamaan hadir dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Menurutnya, lingkungan pesantren memberikan ruang yang luas bagi santri untuk belajar melalui berbagai aktivitas. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara terus-menerus diharapkan dapat menjadi bagian dari karakter santri, baik ketika berada di madrasah, pesantren, maupun ketika kembali berada di tengah masyarakat.
“Pendidikan tidak hanya terjadi ketika guru menyampaikan materi di kelas. Ketika santri bersama-sama berdoa, berzikir, menjaga kebersihan, mengikuti kegiatan pesantren, dan saling membantu, semuanya juga merupakan proses pendidikan,” lanjutnya.
Semangat santri dalam mengikuti doa dan zikir berjamaah menjadi salah satu gambaran bahwa pendidikan di madrasah dan pesantren berjalan dalam suasana yang saling melengkapi. Ilmu menjadi bekal, akhlak menjadi landasan, sementara kebersamaan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter.
Dari madrasah dan pesantren, Darul Ma’arif NU Rejang Lebong terus berupaya menyiapkan generasi yang tidak hanya memiliki wawasan dan kemampuan, tetapi juga tumbuh dengan nilai-nilai keislaman, adab, kemandirian, serta kepedulian terhadap sesama.
(De/Edwinsya)Hastag : #DarulMaarifNURejangLebong #MADarulMaarifNU #SantriDarulMaarif #SantriBerakhlak #SantriBerilmu #DoaDanDzikir #DzikirBerjamaah #KebersamaanSantri #PendidikanPesantren
From : MA Darul Maarif NU



