MTsN 2 Rejang Lebong Rancang Program 2027 Selaras Asta Cita dan Asta Protas Kemenag
Rejang Lebong (Humas)— Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., MM, bersama Bendahara Pengeluaran Edwin Gutawa, A.Ma., mengikuti kegiatan Penyusunan, Reviu, dan Finalisasi Pagu Alokasi Anggaran Tahun Anggaran 2027 di Hotel Nala Sea Side, Kota Bengkulu, Senin (21/9).
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Madrasah bersama Bendahara Pengeluaran turut merancang dan menyesuaikan program madrasah yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2027. Penyusunan program dilakukan dengan memperhatikan arah kebijakan Kementerian Agama serta keterkaitannya dengan Asta Cita Presiden yang diterjemahkan melalui Asta Protas Kementerian Agama.
Asta Protas Kementerian Agama merupakan delapan program prioritas yang diarahkan untuk mendukung Asta Cita sekaligus menghadirkan program Kementerian Agama yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Di dalamnya antara lain terdapat agenda pendidikan unggul, ramah dan terintegrasi, penguatan ekoteologi, layanan keagamaan berdampak, serta digitalisasi tata kelola.
Karena itu, anggaran yang disusun tidak hanya diarahkan pada aspek penyerapan, tetapi juga harus memiliki hubungan yang jelas dengan program, target, output, dan outcome yang hendak dicapai.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., MM., menegaskan bahwa penyusunan program dan anggaran harus dilakukan secara terarah agar setiap alokasi anggaran benar-benar mendukung tugas dan fungsi madrasah.
“Program yang kami susun harus memiliki keterkaitan dengan arah kebijakan Kementerian Agama dan Asta Protas. Pemanfaatan anggaran tidak berhenti pada penyerapan, tetapi harus jelas programnya, jelas output dan outcome-nya, serta memberikan manfaat nyata bagi madrasah dan masyarakat,” ujar Wawan.
Program madrasah untuk tahun anggaran 2027 disusun dengan memperhatikan kebutuhan riil satuan kerja serta arah kebijakan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, perencanaan anggaran diharapkan tidak hanya menghasilkan dokumen perencanaan, tetapi juga menjadi dasar pelaksanaan program yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Edwin Gutawa, A.Ma., selaku Bendahara Pengeluaran, turut terlibat dalam proses penyesuaian kebutuhan anggaran dengan program yang dirancang. Setiap kebutuhan anggaran dipadankan dengan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan sehingga perencanaan dapat dilakukan secara lebih terarah.
Wawan menambahkan bahwa keselarasan antara program, anggaran, dan arah kebijakan menjadi bagian penting dalam tata kelola madrasah.
“Kami ingin memastikan program yang direncanakan bukan hanya tercantum dalam dokumen anggaran, tetapi benar-benar dapat dilaksanakan dan memberikan hasil yang dapat dirasakan. Karena itu, setiap program perlu dirancang dengan target dan manfaat yang jelas,” lanjutnya.
Kegiatan Penyusunan, Reviu, dan Finalisasi Pagu Alokasi Anggaran Tahun Anggaran 2027 berlangsung selama empat hari, 21–24 September 2026. Forum tersebut menjadi ruang untuk melakukan penyusunan, penelaahan, dan finalisasi kebutuhan anggaran sebelum pelaksanaan program pada tahun anggaran mendatang.
Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Rejang Lebong berkomitmen menyiapkan perencanaan program dan anggaran yang selaras dengan kebijakan Kementerian Agama, berbasis kebutuhan madrasah, terukur, serta berorientasi pada hasil dan manfaat nyata.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2



