Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, PAI Kemenag Rejang Lebong Hadiri Koordinasi Penguatan Layanan Gizi, KIA dan Kesehatan Reproduksi
Rejang Lebong (HUMAS) – Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rejang Lebong, Rojauna, menghadiri Pertemuan Koordinasi Implementasi Jejaring dan Supervisi Fasilitatif Layanan dan Program Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta Kesehatan Reproduksi (Kespro) di Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Golden Rich Curup, Rabu (9/9).
Pertemuan koordinasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan program Gizi, KIA, dan Kespro di Kabupaten Rejang Lebong. Ketiga program tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta berkaitan erat dengan berbagai upaya pembangunan kesehatan masyarakat.
Program Gizi, KIA, dan Kespro memiliki kontribusi penting dalam menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), memperbaiki status gizi masyarakat, serta meningkatkan kualitas kesehatan dan kehidupan keluarga.
Namun, dalam implementasinya di lapangan masih terdapat berbagai tantangan yang membutuhkan penanganan secara terpadu. Karena itu, penguatan koordinasi dan jejaring layanan menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan setiap program dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, koordinasi tidak hanya diarahkan pada jejaring layanan kesehatan, tetapi juga diperluas hingga melibatkan mitra masyarakat dan pihak swasta. Dengan adanya kolaborasi yang lebih kuat, berbagai pihak diharapkan dapat menjalankan peran masing-masing secara terintegrasi dalam mendukung peningkatan kualitas layanan Gizi, KIA, dan Kespro.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB), Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong, penanggung jawab program ibu, program anak, program gizi, dan program kesehatan reproduksi.
Selain itu, hadir pula perwakilan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, di antaranya Klinik Caesar, Klinik Kirana, Klinik Buah Hati, Klinik Panji Medika, Klinik Tias Medika, Klinik Medika Hasanah, serta Klinik Medika Bhayangkara 05 Polres Rejang Lebong. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu.
Keterlibatan Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan ini menunjukkan pentingnya peran lintas sektor, termasuk unsur keagamaan, dalam mendukung program pembangunan kesehatan masyarakat. Penyuluh agama memiliki ruang strategis untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat dan keluarga mengenai pentingnya menjaga kesehatan, membangun keluarga yang berkualitas, serta meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan ibu dan anak.
Usai menghadiri kegiatan, saat dihubungi Tim Humas Kemenag Rejang Lebong, Rojauna menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor merupakan langkah penting dalam mendukung keberhasilan program kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan keluarga.
“Program Gizi, KIA, dan kesehatan reproduksi tidak dapat dilaksanakan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dari berbagai unsur, termasuk Kementerian Agama, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Rojauna, penyuluh agama dapat mengambil bagian melalui edukasi dan pembinaan masyarakat, terutama dalam membangun kesadaran keluarga mengenai pentingnya kesehatan ibu dan anak serta kesehatan reproduksi.
“Melalui penyuluhan keagamaan, kami dapat ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dalam membangun keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera,” tambahnya.
Ia berharap koordinasi dan jejaring yang telah dibangun melalui kegiatan tersebut dapat terus diperkuat sehingga setiap unsur dapat berkontribusi sesuai dengan tugas dan fungsinya.
“Semoga sinergi ini dapat terus berjalan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, meningkatkan status gizi, serta mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas,” pungkasnya.
(Prada/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #kemenagrl #rejanglebong
From : Kemenag


