Isi Tausiah Maulid, PAI Curup Tengah Ajak Jama'ah Mencintai Rasulullah SAW
Rejang Lebong (Humas) — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi umat Islam untuk kembali mengenang perjalanan hidup, perjuangan, dan keteladanan Rasulullah SAW. Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Curup Tengah, Wawan Miharjo, S.Pd.I mengisi tausiah dengan mengajak jamaah untuk menumbuhkan dan membuktikan kecintaan kepada Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari di Masjid Al-Muhajirin Kelurahan Talang Benih, Selasa (08/09).
Dalam tausiah yang disampaikan, PAI Curup Tengah, Wawan Miharjo, S.Pd.I menjelaskan bahwa mencintai Rasulullah SAW tidak cukup hanya dengan mengucapkan shalawat atau mengingat kelahiran beliau. Kecintaan tersebut harus diwujudkan dengan berusaha mengenal ajaran, mengikuti sunnah, serta meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW.
Rasulullah SAW merupakan teladan terbaik dalam berbagai aspek kehidupan. Sikap jujur, amanah, penyayang, sabar, rendah hati, dan peduli terhadap sesama merupakan bagian dari akhlak Rasulullah yang patut diterapkan oleh setiap umat Islam.
“Kalau kita mengaku mencintai Rasulullah SAW, maka mari kita buktikan kecintaan itu dengan mengikuti akhlak dan ajaran beliau. Perbanyak shalawat, pelajari sunnahnya, dan hadirkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan kita,” pesan Wawan dalam tausiah.
PAI juga mengajak jamaah untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri. Setiap muslim hendaknya bertanya kepada dirinya sejauh mana nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW telah diterapkan dalam keluarga dan kehidupan bermasyarakat.
Selain memperbanyak shalawat, jamaah juga didorong untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Rasulullah SAW mengajarkan pentingnya kasih sayang, persaudaraan, saling membantu, serta menjaga lisan dan perbuatan agar tidak menyakiti orang lain.
Di tengah perkembangan zaman dan berbagai tantangan kehidupan, keteladanan Rasulullah SAW dinilai semakin relevan. Akhlak yang baik menjadi benteng penting dalam menjaga diri, keluarga, dan generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.
Kegiatan tausiah Maulid tersebut berlangsung dengan penuh khidmat. Jamaah menyimak materi yang disampaikan dan diajak untuk bersama-sama memperbanyak shalawat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Wawan berharap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dapat semakin memperkuat kecintaan umat kepada Rasulullah SAW sekaligus mendorong peningkatan kualitas ibadah dan akhlak.
“Semoga kecintaan kita kepada Rasulullah SAW bukan hanya terucap di lisan, tetapi benar-benar terlihat dalam akhlak, ibadah, dan kepedulian kita kepada sesama,” tutupnya.
Dengan semangat Maulid Nabi, PAI Curup Tengah terus mendorong jamaah untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam membangun kehidupan yang religius, harmonis, penuh kasih sayang, dan berakhlakul karimah.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah



