Kolaborasi KUA Curup Tengah dan Puskesmas Perumnas : Wujudkan Pernikahan Sehat dan Cegah Stunting
Rejang Lebong (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Tengah terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam memberikan pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat. Salah satunya melalui kolaborasi bersama Puskesmas Perumnas dalam mewujudkan pernikahan yang sehat sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting sejak sebelum pasangan memasuki kehidupan berumah tangga di Aula KUA Curup Tengah, Rabu (09/09).
Kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam memberikan pemahaman kepada calon pengantin bahwa membangun keluarga tidak hanya membutuhkan kesiapan mental, agama, dan ekonomi, tetapi juga kesiapan kesehatan. Edukasi kesehatan bagi calon pengantin diharapkan dapat menjadi bekal awal dalam membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.
Melalui sinergi KUA dan Puskesmas, calon pengantin mendapatkan informasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebelum dan setelah pernikahan. Pembinaan juga diarahkan pada kesadaran pasangan untuk mempersiapkan kehamilan secara sehat serta memahami berbagai faktor yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak.
KUA Curup Tengah melalui layanan bimbingan perkawinan (Bimwin) terus mendorong calon pengantin agar memandang pernikahan sebagai awal dari perjalanan membangun keluarga yang kokoh. Sementara itu, Puskesmas Perumnas memberikan penguatan dari sisi kesehatan sehingga pembekalan yang diterima calon pengantin menjadi lebih komprehensif.
Kepala KUA Curup Tengah, Supianto, S.Ag.,M.H.I menyampaikan bahwa pencegahan stunting perlu dilakukan secara bersama-sama dan dimulai sedini mungkin. Karena itu, edukasi kepada calon pengantin merupakan salah satu langkah strategis dalam membangun kesadaran pasangan sebelum memasuki fase kehidupan berkeluarga.
“Pernikahan bukan hanya tentang kesiapan melaksanakan akad, tetapi juga bagaimana pasangan mampu mempersiapkan kehidupan keluarga yang sehat dan berkualitas. Sinergi dengan Puskesmas menjadi bagian penting untuk memberikan bekal tersebut kepada calon pengantin,” ungkapnya.
Dalam pembinaan, calon pengantin juga diarahkan untuk membangun pola hidup sehat, memperhatikan pemenuhan gizi, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan setelah pasangan menjalani kehidupan rumah tangga.
Kolaborasi KUA Curup Tengah dan Puskesmas Perumnas sekaligus menunjukkan bahwa pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai sektor. KUA memiliki peran strategis dalam menjangkau pasangan yang akan menikah, sedangkan tenaga kesehatan memberikan edukasi dan pendampingan sesuai bidangnya.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah



