Bimluh MT Ar-Rahmah, PAI KUA Curup Tengah Bahas Hukum Nun Sukun dan Tanwin
Rejang Lebong (Humas) — Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Tengah kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) keagamaan bersama jamaah Majelis Taklim (MT) Ar-Rahmah Kelurahan Air Bang, Selasa (08/09). Kegiatan tersebut diisi dengan pembelajaran ilmu tajwid, khususnya mengenai hukum nun sukun dan tanwin dalam membaca Al-Qur’an.
Dalam penyampaian materi, PAI Curup Tengah, Wawan Miharjo, S.Pd.I menjelaskan bahwa memahami hukum nun sukun dan tanwin merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an. Jamaah diberikan pemahaman mengenai beberapa hukum bacaan yang berkaitan dengan nun sukun dan tanwin, sehingga dapat membaca ayat-ayat Al-Qur’an dengan lebih tepat sesuai kaidah tajwid.
Pembelajaran disampaikan secara sederhana dan komunikatif. Selain memberikan penjelasan mengenai teori, PAI juga mengajak jamaah untuk langsung mempraktikkan contoh-contoh bacaan. Dengan metode tersebut, jamaah dapat lebih mudah mengenali perbedaan setiap hukum bacaan ketika berhadapan dengan nun sukun maupun tanwin dalam ayat Al-Qur’an.
Wawan mengingatkan jamaah bahwa belajar membaca Al-Qur’an merupakan proses yang membutuhkan kesabaran dan keistiqamahan. Kesalahan dalam membaca dapat diminimalkan apabila seseorang terus belajar, mendengarkan contoh bacaan yang benar, serta membiasakan diri membaca Al-Qur’an sesuai dengan kaidah tajwid.
“Belajar tajwid bukan sekadar mengetahui nama-nama hukum bacaan, tetapi bagaimana kita mampu menerapkannya ketika membaca Al-Qur’an. Karena itu, mari terus belajar dan berlatih agar bacaan kita semakin baik dan benar,” pesan Wawan dalam kegiatan tersebut.
Antusiasme jamaah MT Ar-Rahmah terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta mengikuti penjelasan dengan seksama dan turut mempraktikkan contoh bacaan yang diberikan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang interaksi antara penyuluh agama dan masyarakat dalam meningkatkan pemahaman keislaman.
Kepala KUA Curup Tengah, Supianto, S.Ag.,M.H.I mengatakan bahwa kegiatan Bimluh menjadi salah satu sarana untuk terus mendekatkan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Tidak hanya memberikan pemahaman tentang ibadah dan kehidupan sosial, penyuluh juga berupaya mendorong masyarakat agar semakin mencintai Al-Qur’an melalui kemampuan membaca yang baik dan benar.
“Melalui kegiatan Bimluh bersama MT Ar-Rahmah, diharapkan jamaah semakin termotivasi untuk memperdalam ilmu tajwid dan mengamalkannya dalam membaca Al-Qur’an sehari-hari. Dengan bacaan yang semakin baik, diharapkan interaksi jamaah dengan Al-Qur’an juga semakin dekat dan memberikan keberkahan dalam kehidupan”Tutup Supianto.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah



