Bukan Sekadar Datang dan Pulang, KUA Curup Bekali Mahasiswa PKL dengan Pengalaman Kerja Nyata
Rejang Lebong, (Humas) — Menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) bukan sekadar kewajiban akademik yang harus diselesaikan mahasiswa. Lebih dari itu, PKL menjadi kesempatan untuk mengenal dunia kerja secara langsung, belajar bertanggung jawab, serta membawa pulang pengalaman berharga yang tidak selalu diperoleh di bangku perkuliahan.
Pesan tersebut disampaikan JFU KUA Kecamatan Curup, Ibu Lidya Herlina dan Bapak Yoni Safari, saat memberikan pembekalan kepada empat mahasiswa PKL dari IAIN Curup yang mulai melaksanakan praktik di KUA Kecamatan Curup, Senin (07/09).
Dalam penyampaiannya, keduanya menekankan pentingnya kedisiplinan, keaktifan, tanggung jawab, dan kemauan untuk belajar selama berada di lingkungan KUA Curup. Mahasiswa diharapkan tidak menjadikan kegiatan PKL hanya sebagai rutinitas datang ke kantor, duduk, diam, kemudian pulang.
“Jangan sampai PKL hanya menjadi kegiatan datang, duduk, diam, lalu pulang. Manfaatkan waktu selama berada di KUA untuk belajar sebanyak-banyaknya,” menjadi pesan penting yang disampaikan kepada para mahasiswa.
Ibu Lidya Herlina menjelaskan berbagai tugas dan aktivitas yang dapat menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa selama menjalani PKL. Mahasiswa didorong untuk memperhatikan proses pelayanan masyarakat, memahami alur administrasi, mengenal pekerjaan di lingkungan KUA, serta aktif bertanya apabila menemukan hal-hal yang belum dipahami.
Sementara itu, Bapak Yoni Safari turut memberikan penekanan mengenai kedisiplinan dan etika di tempat kerja. Menurutnya, mahasiswa harus mampu menunjukkan sikap profesional sejak berada di lingkungan kantor, mulai dari kedatangan tepat waktu, berpakaian dan bersikap sopan, menghormati pegawai, hingga bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
PKL juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan mereka dalam berkomunikasi dan beradaptasi dengan lingkungan kerja. Berhadapan langsung dengan masyarakat memberikan pengalaman tersendiri yang dapat menjadi bekal ketika nantinya mereka memasuki dunia kerja maupun terjun ke tengah masyarakat.
Lebih jauh, mahasiswa diharapkan tidak hanya menyelesaikan kewajiban PKL secara administratif, tetapi benar-benar membawa pulang ilmu dan pengalaman yang bernilai ke kampus. Apa yang mereka lihat, dengar, pelajari, dan kerjakan selama berada di KUA Curup diharapkan dapat menjadi tambahan wawasan yang memperkaya pemahaman mereka tentang praktik Hukum Keluarga Islam di lapangan.
“Ketika kembali ke kampus, jangan hanya membawa tanda tangan atau laporan PKL. Bawalah pengalaman, ilmu, keterampilan, dan cerita tentang apa yang sudah dipelajari selama berada di KUA,” demikian semangat yang ingin ditanamkan kepada para mahasiswa.
Pembekalan tersebut menjadi langkah awal agar pelaksanaan PKL berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. KUA Curup tidak hanya membuka ruang bagi mahasiswa untuk melaksanakan kewajiban akademik, tetapi juga berupaya menjadi tempat belajar yang mampu mempertemukan teori perkuliahan dengan realitas pelayanan masyarakat.
(Lidya /Edwinsya)Hastag : #Kuahebat#Kuakeren#KuaCurup
From : KUA Curup



.jpeg)