Bukan Sekadar Pengajian! PAI KUA Curup Utara Gembleng Ibu-Ibu MT Ar-Raudhah Desa Batu Dewa, Perkuat Pemahaman dan Pengamalan Agama
Rejang Lebong (Humas) — Majelis taklim bukan sekadar tempat berkumpul dan mendengarkan ceramah. Di dalamnya, ilmu agama terus diasah, pemahaman diperkuat, dan nilai-nilai keislaman diarahkan untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat inilah yang terlihat dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan yang diberikan Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Curup Utara, Yessy Misra, S.Pd.I, kepada ibu-ibu Majelis Taklim (MT) Ar-Raudhah Desa Batu Dewa, Selasa malam (1/9).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar PAI KUA Kecamatan Curup Utara dalam memperkuat pembinaan keagamaan masyarakat melalui majelis taklim. Para peserta mengikuti bimbingan dengan antusias, menjadikan suasana pengajian tidak hanya berlangsung satu arah, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, bertanya, berdiskusi, dan memperdalam pemahaman agama.
Yessy dalam bimbingannya menekankan pentingnya menjadikan ilmu agama sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, majelis taklim memiliki peran strategis dalam membentuk pribadi yang lebih baik sekaligus menjadi ruang penguatan nilai-nilai keislaman di tengah keluarga dan masyarakat.
“Majelis taklim bukan hanya tempat untuk berkumpul dan mendengarkan pengajian, tetapi juga menjadi sarana untuk terus belajar, memahami ajaran agama, kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Yessy.
Ia juga mengajak para ibu untuk terus menjaga semangat belajar agama secara berkelanjutan. Sebab, menurutnya, peningkatan pemahaman keagamaan tidak berhenti pada bertambahnya pengetahuan, tetapi harus tercermin melalui sikap, perilaku, dan kehidupan keluarga.
“Semoga ilmu yang kita pelajari bersama tidak berhenti ketika kegiatan selesai, tetapi dapat diterapkan di rumah, dalam keluarga, dan di tengah masyarakat. Dengan begitu, majelis taklim benar-benar memberikan manfaat yang nyata,” lanjutnya.
Antusiasme ibu-ibu MT Ar-Raudhah terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti materi dengan penuh perhatian dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam pemahaman terhadap persoalan-persoalan keagamaan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa keberadaan Penyuluh Agama Islam memiliki peran penting dalam mendampingi masyarakat. PAI tidak hanya hadir menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam membangun pemahaman agama yang moderat, aplikatif, dan mampu menjawab kebutuhan umat.
Bagi KUA Kecamatan Curup Utara, pembinaan majelis taklim merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semakin tumbuh budaya belajar agama yang istiqamah serta kesadaran untuk mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan keluarga dan lingkungan.
Dengan semangat “belajar, memahami, dan mengamalkan”, MT Ar-Raudhah Desa Batu Dewa diharapkan terus menjadi ruang tumbuhnya generasi keluarga yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia. Bimbingan PAI KUA Curup Utara pun menjadi pengingat bahwa pengajian bukan hanya tentang seberapa banyak ilmu yang didengar, tetapi seberapa jauh ilmu tersebut mampu mengubah kehidupan menjadi lebih baik.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslamBergerak#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara


