Alam Dibaca, Kemerdekaan Dimaknai! Kepala KUA Curup Utara dan Majelis Taklim Curup Tengah Tadabbur di Danau Stella
Rejang Lebong (Humas) — Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan perlombaan, tetapi juga dapat dihayati melalui rasa syukur atas anugerah Allah SWT. Hal inilah yang tergambar dalam kegiatan tadabbur alam yang diikuti Kepala KUA Curup Utara H. Bulkis, S.Th.I., M.H.I. bersama Majelis Taklim Curup Tengah di Danau Stella, Sabtu (29/8). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memaknai HUT Kemerdekaan RI ke-81 melalui keindahan alam ciptaan Allah SWT.
Suasana Danau Stella yang asri dan menyejukkan menjadi ruang berbeda bagi rombongan untuk menikmati kebersamaan. Di tengah panorama alam, peserta tidak hanya bersantai, tetapi juga diajak melihat lebih jauh bahwa keindahan alam merupakan tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT yang patut direnungkan serta disyukuri.
H. Bulkis menyampaikan bahwa tadabbur alam dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran spiritual sekaligus memperkuat hubungan antarsesama. Menurutnya, ketika seseorang mampu membaca tanda-tanda kebesaran Allah melalui alam, maka akan tumbuh rasa syukur dan kepedulian untuk menjaga ciptaan-Nya.
“Alam adalah salah satu tanda kebesaran Allah SWT. Ketika kita menyaksikan keindahan dan keteraturan ciptaan-Nya, hendaknya semakin menumbuhkan rasa syukur, keimanan, dan kesadaran untuk menjaga lingkungan,” ujar H. Bulkis.
Lebih dari sekadar menikmati suasana alam, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antara Kepala KUA Curup Utara dan anggota Majelis Taklim Curup Tengah. Kebersamaan dalam suasana yang santai membuka ruang komunikasi yang lebih dekat, hangat, dan penuh kekeluargaan.
Semangat HUT RI ke-81 turut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Momentum kemerdekaan dimaknai sebagai kesempatan untuk mensyukuri nikmat kebebasan yang telah diwariskan para pejuang, sekaligus mengisinya dengan kegiatan yang positif, memperkuat persatuan, dan membangun kepedulian terhadap sesama.
Bagi H. Bulkis, semangat kemerdekaan dan nilai-nilai keagamaan memiliki titik temu yang kuat, yakni mengajak masyarakat untuk terus berbuat baik, menjaga persaudaraan, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan kehidupan sosial.
“Memaknai kemerdekaan bukan hanya dengan perayaan, tetapi juga dengan memperkuat persatuan, menjaga silaturahmi, dan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang bermanfaat. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga,” tuturnya.
Kegiatan tadabbur alam di Danau Stella pun berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Canda, kebersamaan, dan refleksi keagamaan berpadu menjadi pengalaman yang memberikan kesan tersendiri bagi peserta.
Melalui kegiatan ini, KUA Curup Utara menunjukkan bahwa pembinaan keagamaan tidak selalu berlangsung di ruang formal. Alam pun dapat menjadi ruang belajar untuk membaca kebesaran Allah, sementara momentum kemerdekaan menjadi pengingat untuk terus merawat persatuan dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.
Alam mengajarkan rasa syukur, kemerdekaan mengajarkan persatuan, dan silaturahmi menguatkan kebersamaan. Dari Danau Stella, pesan itu dirajut dalam satu langkah: tadabbur alam, mempererat ukhuwah, dan memaknai kemerdekaan.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #MerahPutih,TadabburdanUkhuwah#MajelisTaklimCurupTengah#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



